Bisnis.com, JAKARTA — PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) menerima pengunduran diri Indra Utoyo dari jabatan Direktur Utama dan mengumumkan susunan direksi terbaru.
Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 9 Oktober 2025. RUPSLB menyetujui pengunduran diri Indra Utoyo sebagai Direktur Utama Allo Bank terhitung sejak 10 Juli 2025.
"Menerima pengunduran diri Indra Utoyo selaku Direktur Utama Perseroan terhitung sejak 10 Juli 2025," tulis Sekretaris Perusahaan Stancey Aryadi Suryoputro dalam keterangannya, dikutip Rabu (15/10/2025).
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, rapat dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 68,93% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, sehingga memenuhi ketentuan kuorum sesuai anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebanyak 99,99% pemegang saham yang hadir menyetujui agenda perubahan susunan pengurus perseroan.
Dengan keputusan tersebut, susunan direksi perseroan setelah penutupan rapat terdiri atas Ari Yanuanto Asah sebagai Direktur, Sajal Bhatnagar sebagai Direktur, dan Ganda Raharja Rusli sebagai Direktur.
Ketiga direksi tersebut akan menjalankan masa jabatan selama tiga tahun, terhitung sejak 10 April 2025 hingga 10 April 2028. Allo Bank juga memberikan kuasa kepada direksi untuk menegaskan keputusan rapat ke dalam akta notaris dan melaporkannya kepada instansi berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagaimana diketahui, Indra Utoyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya usai penetapan tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi mesin EDC di salah satu bank pelat merah.
Hal tersebut diketahui dari pengumuman yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (10/7/2025). Dalam keterbukaan BBHI tersebut, Dewan Komisaris Allo Bank menyampaikan telah menerima surat pengunduran diri Indra Utoyo pada Kamis (10/7/2025).
"Hal ini agar dapat berkonsentrasi dalam menyelesaikan masalah hukum yang sedang dihadapi sehubungan dengan penetapan status tersangka oleh KPK untuk kasus saat beliau menjabat di bank sebelumnya," kata pengumuman resmi tersebut.
Seiring dengan hal tersebut, Bank Allo menunjuk Ari Yanuanto Asah sebagai Plt. Direktur Utama efektif sejak 10 Juli 2025 sampai dengan RUPS selanjutnya. "Pelayanan nasabah dan kegiatan operasional bank tetap berjalan normal sebagaimana mestinya," kata Ari.