Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi melepas 569 anggota kontingen untuk menghadiri Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan 2026 yang akan digelar di Provinsi Gorontalo.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, di Samarinda, Senin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pendamping, dan panitia yang telah mempersiapkan keberangkatan dengan matang.
Ia menegaskan bahwa PENAS merupakan ajang strategis nasional yang melampaui sekadar wadah silaturahmi.
"Ajang ini adalah sarana krusial untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, adopsi inovasi teknologi, serta memperluas jejaring kerja sama. Semua ini demi mendukung pembangunan sektor pertanian, perikanan, dan penguatan ketahanan pangan nasional," ujar Sri Wahyuni saat melepas kontingen di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim.
Ia menegaskan, Pemprov Kaltim menaruh harapan besar agar kepulangan kontingen membawa perubahan signifikan bagi produktivitas lokal. Apalagi, Kaltim saat ini memegang peran vital sebagai mitra strategis dan penyangga pangan bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sri Wahyuni mengimbau para peserta untuk proaktif menyerap ilmu baru selama kegiatan berlangsung.
"Saya berharap seluruh delegasi Kaltim memanfaatkan kesempatan emas ini untuk belajar dan menyerap berbagai inovasi yang relevan untuk diterapkan di daerah kita. Jadikan PENAS momentum memperkuat kapasitas SDM agar pertanian dan perikanan kita semakin maju, mandiri, dan berdaya saing," kata Sri Wahyuni .
Selain membawa misi ilmu pengetahuan, Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga reputasi daerah. Ia meminta seluruh kontingen menjaga kesehatan, disiplin, kekompakan, serta menunjukkan sikap santun dan profesional sebagai duta daerah yang membawa nama baik Kalimantan Timur.
Sri Wahyuni kembali menegaskan komitmen Pemprov Kaltim dalam memperkuat sektor agraria secara luas. Sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga perkebunan tetap menjadi pilar utama pembangunan daerah guna mewujudkan kemandirian pangan dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat di Bumi Etam.
Di lokasi yang sama, Ketua Kontingen Kaltim sekaligus Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Fahmi Himawan, merincikan total 569 utusan daerah yang berangkat.Formasi kontingen terdiri dari 283 orang peserta utama (petani dan nelayan)145 orang pendamping112 orang peninjau dan 29 orang peserta swadaya.
Fahmi menjelaskan bahwa selama di Gorontalo, kontingen Kaltim akan terlibat aktif dalam berbagai agenda strategis. Di antaranya adalah temu wicara dengan pejabat pimpinan pusat, forum kepemimpinan, penguatan kemitraan usaha, serta penjajakan jaringan informasi agribisnis.
Selain itu, peserta akan mengikuti lokakarya pengembangan teknologi produksi, studi banding, widyawisata, pameran produk unggulan daerah, pagelaran seni budaya, hingga berbagai perlombaan ketangkasan orasi dan teknis pertanian.
Sebagai informasi, gelaran akbar PENAS XVII Petani Nelayan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026. Pusat seluruh kegiatan akan dipusatkan di Gelanggang Olahraga (GOR) David Tony, Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Pewarta: Arumanto
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026