Bisnis.com, JAKARTA— Instagram tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus diri sendiri dari daftar Close Friends milik orang lain.
Melansir laman TechCrunch pada Senin (2/2/2026) fitur tersebut masih berada dalam tahap pengembangan awal dan belum diuji secara publik.
Fitur Close Friends di Instagram selama ini memungkinkan pengguna membagikan Stories, Reels, dan unggahan hanya kepada kelompok tertentu, bukan ke seluruh pengikut. Sejak diluncurkan pada 2018, pengguna belum memiliki kendali untuk keluar dari daftar Close Friends milik orang lain.
Prototipe internal fitur ini pertama kali ditemukan oleh reverse engineer Alessandro Paluzzi, yang dikenal sering menemukan fitur-fitur yang belum dirilis saat masih dalam tahap pengembangan.
Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan Paluzzi, Meta akan memberikan peringatan kepada pengguna jika mereka keluar dari daftar Close Friends seseorang, maka mereka tidak lagi dapat melihat konten Close Friends dari orang tersebut, kecuali ditambahkan kembali.
Meta menjelaskan fitur ini masih dalam tahap awal pengembangan. Sementara itu, Paluzzi menunjukkan sistem akan memberi notifikasi berupa peringatan kepada pengguna sebelum mereka memutuskan keluar dari daftar tersebut.
Langkah ini dinilai dapat memberi kendali lebih besar kepada pengguna yang merasa tidak nyaman berada dalam daftar Close Friends tertentu. Di sisi lain, ada kemungkinan sebagian pengguna merasa tersinggung jika seseorang memilih keluar dari daftar tersebut.
Sebagai perbandingan, Snapchat telah lebih dulu menyediakan fitur serupa yang memungkinkan pengguna keluar dari daftar private story milik orang lain.
Seperti prototipe internal lainnya, belum dapat dipastikan kapan atau apakah fitur ini akan dirilis secara resmi kepada publik.
Selain pembaruan terkait Close Friends, Instagram juga tengah menyiapkan fitur baru lainnya. Meta sebelumnya mengatakan perusahaan berencana menguji model langganan (subscription) baru yang memberikan akses ke fitur eksklusif di Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Meta belum merinci fitur apa saja yang akan tersedia dalam langganan tersebut. Namun, Paluzzi mengungkapkan langganan premium di Instagram memungkinkan pengguna membuat daftar audiens tanpa batas, melihat siapa pengikut yang tidak mengikuti balik, serta melihat Stories tanpa diketahui pemilik akun.
Meta menyebut tujuan dari pengembangan langganan ini adalah memberikan pengguna akses ke fitur khusus dan kontrol lebih besar dalam berbagi serta berinteraksi, sambil tetap mempertahankan pengalaman utama aplikasi yang gratis.
Perusahaan juga menyatakan strategi ini masih dalam tahap uji coba, dengan kemungkinan setiap aplikasi memiliki paket langganan dengan fitur eksklusif yang berbeda.