Bisnis.com, GYEONGJU — Para pemimpin dari 21 negara di kawasan Pasifik akan berkumpul pekan ini di Gyeongju, Korea Selatan, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation atau KTT APEC 2025.
Pertemuan tingkat tinggi ini dimulai Senin (27/10/2025) dan akan berlangsung hingga Sabtu (1/11/2025) dengan berbagai isu mulai dari perdagangan global yang kembali memanas menjadi sorotan utama.
Pertemuan APEC tahun ini diperkirakan akan dibayangi oleh tarif global besar-besaran yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, serta ketegangan dagang yang masih berlangsung dengan China dan sejumlah negara lainnya.
Dikutip melalui Reuters, Trump dijadwalkan tiba di Gyeongju pada Rabu (28/10), tetapi dia akan meninggalkan Korea Selatan sebelum KTT para pemimpin dimulai.
Meski singkat, kunjungan ini dinilai penting karena Trump akan bertemu langsung dengan Presiden China Xi Jinping. Ini merupakan pertemuan pertama mereka sejak Trump memulai masa jabatan keduanya dalam upaya menurunkan ketegangan perdagangan antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.
Agenda Pertemuan di KTT APEC
APEC yang berdiri sejak 1989, terdiri dari 21 negara anggota yang mewakili lebih dari 50% Produk Domestik Bruto (PDB) global dan sekitar 40% populasi dunia atau 2,7 miliar jiwa.
Tiga anggota terbesarnya adalah Amerika Serikat, China, dan Rusia. Dalam dekade pertamanya, kawasan APEC menyumbang 70% pertumbuhan ekonomi dunia.
Forum ini bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi serta mengurangi hambatan perdagangan dan investasi di kawasan.
Namun, keputusan yang dihasilkan bersifat non-binding (tidak mengikat) dan semakin sulit dicapai konsensus di tengah meningkatnya proteksionisme global.
Tahun ini, Korea Selatan berupaya menjadikan pertemuan sebagai momentum membahas rantai pasok global, peran Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dalam menciptakan perdagangan yang adil, serta inisiatif Free Trade Area of the Asia-Pacific (FTAAP) yang diharapkan dapat melibatkan seluruh anggota APEC di masa depan.
Selain isu perdagangan, agenda juga mencakup transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), energi berkelanjutan, ketahanan pangan, perubahan demografi, serta peningkatan kesempatan bagi perempuan dan penyandang disabilitas.
Fokus Diplomasi Korea Selatan di KTT APEC
Sebagai tuan rumah, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menjadwalkan kunjungan kenegaraan bagi Trump dan Xi Jinping. Seoul berharap dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempercepat kesepakatan dagang baru dengan Amerika Serikat.
Presiden Lee juga mendorong agar Trump mempertimbangkan dialog dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, selama kunjungan berlangsung, meski hingga kini belum ada kepastian apakah pertemuan itu akan terjadi.