Bisnis. com, JAKARTA - Disney Studios terus menunjukkan tajinya sebagai satu-satunya studio yang resmi melampaui ambang batas US$6 miliar atau sekitar Ro100 triliun di seluruh dunia.
Perinciannya adalah US$2,3 miliar pendapatan di AS, yang merupakan pendapatan terbaik untuk studio film besar mana pun di Amerika Serikat hingga saat ini, dan US$3,65 miliar di box office internasional.
Banyak analis memperkisakan hal itu memang akan segera terjadi. Namun, dengan kesuksesan global film Avatar: Fire and Ash karya James Cameron yang mencapai lebih dari US$450 juta dan terus bertambah, hal itu terjadi beberapa hari lebih cepat.
Avatar: Fire and Ash telah berperan penting dalam mendorong studio melewati tonggak sejarah tersebut, dan hingga 25 Desember 2025, film fiksi ilmiah ini telah menghasilkan US$483,3 juta di box office seluruh dunia, terdiri dari US$353,6 juta dari pasar internasional dan US$129,7 juta dari Amerika Utara.
China tetap menjadi pasar teratas di luar Amerika Utara dengan US$71,5 juta, diikuti oleh Prancis dengan US$33,8 juta, Jerman dengan US$26,1 juta, dan Inggris dengan US$19,6 juta. Korea Selatan dan Meksiko masing-masing menghasilkan US$18,4 juta dan US$13,4 juta.
Disney adalah studio pertama dan satu-satunya yang melampaui pendapatan US$6 miliar tahun ini, studio besar terbaik berikutnya adalah Warner Bros dengan US$4,3 miliar.
Tahun 2025 merupakan tahun terbesar Disney di box office, setelah sebelumnya pada 2019 studio ini sempat mencapai angka tertinggi sepanjang masa sebesar US$13,1 miliar (US$11,1 miliar dari judul-judul Disney saja, sisanya dari 20th Century Studios dan Searchlight). Itu adalah pertama dan satu-satunya kali sebuah studio film besar melampaui US$10 miliar di box office seluruh dunia.
Sebagai informasi, Warner Bros. menjadi yang pertama menembus angka US$4 miliar tahun ini sebelum studio film lainnya.