Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman memastikan pemerintah tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pelatihan fisik dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menyusul meninggalnya salah seorang peserta, Muhammad Rifki Renaldi.
Pernyataan itu disampaikan Dudung usai bertakziah ke rumah duka almarhum di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (30/6/2026).
"Ini sudah mulai dievaluasi, sudah berlangsung, sehingga kegiatan-kegiatan fisik ini sudah ditiadakan, dikurangi semaksimal mungkin, dan dititikberatkan kepada bagaimana manajemen perkoperasian karena kan ini calon-calon manajer nanti ya. Itu yang dititikberatkan," jelas Dudung.
Selain mengevaluasi materi pelatihan, pemerintah juga memangkas durasi pendidikan. Dudung mengatakan pelatihan yang semula berlangsung selama dua bulan kini dipersingkat menjadi satu bulan setengah.
"Saya mendapat informasi [waktunya] diperpendek, sehingga dipotong waktunya yang tadinya dua bulan menjadi sebulan setengah," pungkas Kepala Staf Kepresidenan.
Sebelum menyampaikan keterangan tersebut, Dudung mendatangi rumah duka Muhammad Rifki Renaldi untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Danrem 062/Tarumanegara Kolonel Inf Dadi Sutandi, Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Di hadapan keluarga almarhum, Dudung menyampaikan duka cita atas meninggalnya peserta SPPI yang tengah mengikuti pendidikan.
"Kami datang ke sini dengan mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda Rifki pada saat pelatihan SPPI. Saya atas nama negara tentunya hadir untuk memberikan ucapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya," ujar Jenderal (Purn.) Dudung saat berdialog dengan ayah almarhum, Asep.
Dalam kesempatan itu, Dudung juga menyampaikan apresiasi atas ketabahan keluarga yang ditinggalkan. Bersama jajaran pemerintah dan TNI, ia turut menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga almarhum.
Usai bertemu keluarga, Dudung bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam Muhammad Rifki Renaldi untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan almarhum.
Program SPPI merupakan salah satu program pemerintah yang menyiapkan peserta untuk menjadi penggerak pembangunan di berbagai daerah. Menurut Dudung, hasil evaluasi akan mengarahkan pelatihan agar lebih menitikberatkan pada penguatan kemampuan manajerial dan perkoperasian, sejalan dengan peran peserta sebagai calon manajer di lapangan.