Bisnis.com, JAKARTA - Afgan tengah mempersiapkan konser tunggal terbarunya bertajuk "Restrospektif: The Concert" yang akan menjadi perayaan perjalanan 18 tahun karier bermusiknya.
Dalam konser tersebut, Afgan membocorkan dirinya bakal membawakan sekitar 30 lagu yang diambil dari berbagai fase perjalanan musiknya, mulai dari lagu-lagu awal hingga karya terbarunya.
Penyanyi “Panah Asmara” itu mengaku proses menyusun setlist menjadi salah satu tantangan terbesar menjelang konser. Pasalnya, dia harus memilih puluhan lagu dari katalog musik yang sudah begitu banyak, sambil tetap memastikan penonton mendapatkan pengalaman yang emosional dan penuh nostalgia.
"Jujur, salah satu bagian paling susah buat saya adalah menyusun lagu-lagunya. Awalnya, saya mengirim hampir 50 lagu ke om Erwin Gutawa, tapi tentu enggak mungkin dibawakan semua. Jadi, kita sortir dan kemungkinan sekitar 30 lagu akan dibawakan," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, (13/5/2026).
Meski bakal membawakan sekitar 30 lagu, Afgan menyebut tidak semua nomor dibawakan secara penuh. Beberapa lagu akan dikemas dalam format medley maupun mash-up, sementara sejumlah lagu lain dirangkai menjadi satu alur pertunjukan yang saling berkaitan.
Menurut Afgan, susunan lagu tersebut dirancang untuk merepresentasikan perjalanan karier dan kehidupannya selama 18 tahun berkarya di industri musik. Dia pun berharap penonton dapat merasakan pengalaman layaknya membaca potongan jurnal pribadi dirinya melalui perpindahan dari satu lagu ke lagu berikutnya.
"Hal menantang lainnya itu ada satu era ketika saya banting setir dan merilis album full bahasa Inggris, dan genrenya ternyata beda banget, ada R&B gitu. Era itu akan dibawakan juga," imbuhnya.
Menurutnya, era tersebut jadi salah satu yang cukup sulit proses kreatifnya. Pasalnya, konsernya sendiri akan mengusung konsep orkestra. Dengan demikian, dirinya bersama komposer Erwin Gutawa harus menyesuaikan berbagai lagu dari era tersebut agar tetap menyatu dalam nuansa musikal yang sama.
Dalam konser ini, Afgan juga membocorkan akan ada penampilan spesial berupa duet dengan salah satu penyanyi idolanya. Dalam penampilan tersebut, mereka akan membawakan medley yang dirancang menyerupai lagu baru, lewat gabungan beberapa potongan lagu yang dirangkai menjadi satu komposisi utuh.
Sayangnya, Afgan masih enggan membocorkan nama sang artis. Namun, dirinya mengatakan ini akan jadi salah satu penampilan yang istimewa di konser tunggalnya tersebut.
Sementara itu, sang komposer, Erwin Gutawa menilai secara teknis konser ini tidak terlalu menimbulkan tantangan yang berarti. Sebab, menurut Erwin, karakter vokal Afgan memang sangat selaras dengan format orkestra, terlebih keduanya sudah saling mengenal sejak lama dan pernah bekerja sama dalam beberapa proyek musik sebelumnya.
Namun, Erwin mengakui tantangan terbesar justru terletak pada sisi kreatif dalam menyusun keseluruhan pertunjukan. Dia mengatakan setiap lagu Afgan memiliki cerita dan emosi yang berbeda, sehingga perlu dirangkai secara tepat agar tetap terasa utuh.
Meski begitu, Erwin percaya seluruh katalog lagu Afgan, dari awal karier hingga karya terbaru, memiliki karakter yang kuat untuk diaransemen secara orkestral. Menurutnya, sentuhan orkestra bahkan mampu memperkuat nuansa imajinatif dan emosi lagu sehingga meninggalkan kesan yang lebih mendalam bagi penonton.
"Jadi tantangan saya adalah membuat orkestra ini bukan hanya menjadi pengiring, tapi juga bagian dari performer. Saya ingin penonton pulang dengan pengalaman yang tidak terlupakan. Mudah-mudahan konser ini menjadi sensasi pertunjukan yang belum pernah ada sebelumnya," imbuhnya.
Konser tunggal Afgan yang dipromotori Seven Star Production ini akan digelar di Jakarta Convention Center, tepatnya di Plenary Hall, pada 18 Juli 2026.