Bisnis.com, JAKARTA — Emiten milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dikabarkan telah menunjuk bisnis asuransi milik KKR & Co., Global Atlantic, untuk menyediakan pembiayaan untuk akuisisi senilai US$1 miliar atas stasiun pengisian bahan bakar bermerek Esso di Singapura dari Exxon Mobil Corp.
Melansir Bloomberg, Global Atlantic akan menyediakan fasilitas unitranche sebesar US$750 juta dengan suku bunga satu digit bagi perusahaan energi dan kimia asal Indonesia tersebut, kata para sumber Bloomberg yang meminta agar identitasnya dirahasiakan karena membahas hal yang bersifat pribadi.
Adapun, Chandra Asri akan membiayai US$250 juta sisanya menggunakan ekuitas internalnya, tambah mereka. Global Atlantic dikabarkan berhasil mengalahkan konsorsium pesaing yang juga berupaya menyediakan pembiayaan untuk akuisisi tersebut.
Bisnis telah mencoba menghubungi manajemen TPIA mengenai kabar ini, tetapi hingga berita ini diturunkan pihak Chandra Asri belum memberikan respons.
Sebelumnya, Chandra Asri dikabarkan tengah berdiskusi dengan sejumlah bank mengenai pinjaman senior hingga US$600 juta, serta fasilitas mezzanine sekitar US$250 juta dari pemberi pinjaman non-bank, termasuk Indonesia Investment Authority, Allianz Global Investors, dan Ares Management Corp.
Bulan lalu, Chandra Asri mengumumkan telah menandatangani perjanjian jual beli untuk mengakuisisi jaringan SPBU tersebut melalui special purpose vehicle (SPV) di bawah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki perseroan. Transaksi ini masih menunggu persetujuan regulator, dengan target penyelesaian pada akhir tahun ini.
Sebelumnya, Chandra Asri Group mengakuisisi jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ritel bermerek Esso milik ExxonMobil di Singapura. Akuisisi ini dilakukan melalui anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Chandra Asri Group.
Chief Financial Officer (CFO) Chandra Asri Andre Khor menekankan bahwa langkah ini lebih dari sekadar ekspansi.
“Akuisisi bersejarah ini lebih dari sekadar ekspansi, ini adalah transformasi bagi kami,” ujar Andre Khor, dalam Asian Downstream Summit di sela Singapore International Energy Week (SIEW) 2025, Rabu (29/10/2025).
April lalu, Chandra Asri Group dan Glencore mengumumkan keberhasilan penyelesaian akuisisi kepentingan Shell Singapore Pte. Ltd. (SSPL) di Shell Energy and Chemicals Park (SECP) di Singapura. SECP kini dikenal sebagai Aster Energy and Chemicals Park.
Menurutnya, akuisisi ini dibarengi dengan komitmen investasi senilai US$1 miliar untuk peremajaan dan transformasi Aster, yang diyakini akan menjadi platform pertumbuhan berkelanjutan di Singapura, Indonesia, dan kawasan Asia Tenggara.
Andre mengatakan strategi akuisisi merupakan respons terhadap lanskap energi global yang berubah cepat.
Meski dunia bergerak menuju elektrifikasi, Chandra Asri memproyeksikan peran krusial minyak dan gas (migas) dalam pemenuhan energi, khususnya di negara berkembang Asia.