Bisnis.com, JAKARTA— PT Astra Digital Arta atau AstraPay mencatat kinerja positif hingga November 2025.
Chief Executive Officer AstraPay Rina Apriana menyampaikan AstraPaymemiliki total pengguna terdaftar mencapai 16,9 juta, dengan lebih dari 266 juta transaksi diproses dan nilai transaksi melampaui Rp142 triliun.
“Sampai dengan November tahun ini sudah lebih dari hampir 17 juta customer dengan lebih dari 266 juta transaksi dan Rp142 triliun transaksi yang kami fasilitasi,” kata Rina dalam acara BIG 40 Conference 2025 yang digelar Bisnis Indonesia di Jakarta, Senin (8/12/2025).
Rina menjelaskan AstraPay dirancang untuk menyediakan layanan yang cepat, murah, mudah, dan aman bagi pengguna. Dia menuturkan berbagai fitur yang dimiliki AstraPay mampu bersaing dengan layanan uang elektronik lainnya.
Menurutnya, AstraPay memiliki dua sisi layanan, yakni e-wallet untuk pengguna langsung serta solusi B2B. Sebagai bagian dari ekosistem Grup Astra, AstraPay juga menjadi penggerak integrasi pembayaran digital di berbagai lini bisnis Astra.
Rina mengatakan AstraPay telah menyatukan sistem pembayaran digital di seluruh Astra Group, mulai dari QRIS AstraPay di titik-titik layanan hingga pembayaran cicilan produk pembiayaan.
AstraPay juga memperluas jaringan ekosistemnya, yang kini mencakup lebih dari 29.000 merchant QRIS dan didukung oleh 133 mitra pembayaran serta mobilitas digital.
Selain melayani ekosistem internal, AstraPay juga aktif menggaet UMKM dan pengguna eksternal melalui layanan seperti pembayaran QRIS, transportasi publik, hingga transaksi harian.
“Salah satunya adalah kami hadir di beberapa banyak UMKM dengan QRIS Astra Pay. Kemudian juga dari sisi transportasi, mungkin nanti kalau mau naik MRT atau Transjakarta bisa menggunakan Astra Pay juga,” kata Rina.
Rina menyampaikan AstraPay telah mengantongi lisensi dari regulator serta memperoleh berbagai sertifikasi keamanan teknologi, termasuk ISO 27001 dan 27701 yang berkaitan dengan perlindungan data.
Dia menambahkan AstraPay terus memperkuat sistem keamanan, termasuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta telah meraih sejumlah penghargaan terkait keamanan dan pelayanan konsumen.
Rina juga menyoroti komitmen AstraPay dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital di Indonesia. Melalui edukasi rutin, pelatihan bagi UMKM, dan perluasan layanan pembayaran digital, AstraPay berupaya mempercepat adopsi transaksi nontunai.
Ke depan, AstraPay menargetkan terus memperluas jangkauan layanan, memperkuat keamanan teknologi, dan mengakselerasi inklusi keuangan digital sejalan dengan transformasi ekosistem Astra Group.