Bisnis.com, JAKARTA - Saat ditanya mata uang apa yang paling "kuat" di dunia, banyak orang mungkin akan langsung menjawab Dolar Amerika Serikat (USD), Euro (EUR), atau Pound Sterling (GBP).
Jawaban itu tidak sepenuhnya salah, karena mereka adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan dan paling berpengaruh di dunia.
Namun, jika pertanyaannya diubah menjadi mata uang apa yang memiliki nilai tukar per unit tertinggi, jawabannya akan sangat mengejutkan. Ternyata, posisi puncak didominasi oleh negara-negara dari Timur Tengah.
Berikut adalah daftar mata uang dengan nilai tertinggi di dunia pada tahun 2025:
1. Dinar Kuwait (KWD)
Perkiraan Nilai: 1 KWD = $3,25 (sekitar Rp 54.184,68)
Selama bertahun-tahun, Dinar Kuwait memegang takhta sebagai mata uang bernilai tertinggi di dunia. Kekuatannya ditopang oleh ekonomi Kuwait seperti ekspor minyak Kuwait yang substansial, pendapatan yang signifikan, pertumbuhan ekonomi yang stabil, dan cadangan devisa yang substansial merupakan kontributor utama untuk kekuatan ini.
2. Dinar Bahrain (BHD)
Perkiraan Nilai: 1 BHD = $2,65 (sekitar Rp 43.893,90)
Sama seperti Kuwait, Bahrain adalah negara Teluk lain yang ekonominya sangat bergantung pada ekspor minyak dan gas. Mata uang Dinar Bahrain dipatok (diikat) ke Dolar AS, yang menjaga nilainya tetap tinggi dan stabil.
3. Rial Oman (OMR)
Perkiraan Nilai: 1 OMR = $2,60 (sekitar Rp 42.981,82)
Oman juga merupakan negara yang kaya akan sumber daya minyak dan faktor-faktor termasuk nilai tukar tetap, diversifikasi ekonomi, dan iklim investasi yang menguntungkan. Kebijakan pemerintah Oman yang mematok mata uangnya terhadap Dolar AS dan kebijakan moneternya yang ketat telah berhasil mempertahankan nilai Rial Oman di jajaran teratas dunia.
4. Dinar Yordania (JOD)
Perkiraan Nilai: 1 JOD = $1,41 (sekitar Rp 23.382,79)
Tidak seperti negara tetangganya, Yordania tidak bergantung pada ekspor minyak. Kekuatan Dinar Yordania berasal dari kebijakan fiskal dan moneter yang secara ketat mematok nilai tukarnya terhadap Dolar AS selama lebih dari dua dekade, serta lingkungan politik yang stabil, dan ekonomi yang beragam.
5. Pound Sterling Britania Raya (GBP)
Perkiraan Nilai: 1 GBP = $1,33 (sekitar Rp 21.974,93)
Sebagai mata uang tertua di dunia yang masih digunakan, Pound Sterling memiliki sejarah panjang dan kepercayaan yang kuat di pasar global. Kekuatan PDB didorong terutama oleh fakta bahwa Bank of England, yang mengeluarkan mata uang, telah memainkan peran aktif dalam perkembangan ekonomi internasional yang membuat nilainya tetap berada di jajaran atas.
6. Franc Swiss (CHF)
Perkiraan Nilai: 1 CHF = $1,24 (sekitar Rp 20.548,35)
Swiss dikenal sebagai salah satu negara paling stabil dan makmur di dunia. Swiss memiliki ekonomi yang kuat dengan surplus transaksi berjalan yang besar. Sejak tahun 2000, surplus transaksi berjalan Swiss telah berjumlah setidaknya 5% dari produk domestik bruto dalam 20 dari 23 tahun.
Euro (EUR) dan Dolar AS (USD) berada di peringkat 8 atau 9 dan 10 dalam daftar ini. Meskipun nilainya tidak setinggi mata uang Dinar, kekuatan mereka terletak pada dominasinya dalam perdagangan dan keuangan global.
Dolar AS adalah mata uang cadangan utama dunia, menjadikannya mata uang yang paling kuat dan berpengaruh secara keseluruhan, meskipun nilai per unitnya bukanlah yang tertinggi.
Catatan: Nilai tukar bersifat fluktuatif, angka di bawah ini adalah perkiraan berdasarkan kurs terkini