Bisnis.com, JAKARTA - Berikut adalah informasi tentang link cek penerima BSU Rp600.000 bulan Januari 2026.
Sebagaimana diketahui, belakangan muncul isu bahwa pemerintah akan kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah kepada masyarakat yang memenuhi syarat.
Sebelumnya, penyaluran terakhir BSU berlangsung pada Agustus 2025. Namun, hingga awal Januari 2026, pemerintah belum merilis jadwal resmi pencairan berikutnya.
Terbaru, Kemnaker menyampaikan bahwa masyarakat diimbau untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026, terutama yang memuat tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi penipuan.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya berbagai unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga berita di media massa yang mencatut program BSU 2026, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi informasi BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Faried melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/1/2026).
Kapan BSU Rp600.000 Cair Lagi?
Belum ada informasi resmi terkait hal tersebut. Penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh sesuai ketentuan yang berlaku.
Faried menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU pada tahun 2026.
“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi,” tegas Faried.
Faried juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU agar tidak menimbulkan kerugian di masyarakat.
Link Cek Penerima BSU Rp600.000 (lanjut halaman 2)
Link Cek BSU Rp600.000
Jika nantinya BSU cair lagi dan skemanya sama seperti sebelumnya, maka berikut link cek daftar penerima BSU.
Cara Cek Penerima BSU
1. Melalui Situs Kemnaker
- Masuk ke situs resmi bsu.kemnaker.go.id.
- Masukkan data diri berupa NIK KTP, nama lengkap, nama ibu kandung, nomor HP, serta alamat email.
- Lengkapi kode keamanan yang muncul.
- Klik tombol Cek Status untuk melihat hasil verifikasi.
- Jika lolos, sistem akan menampilkan notifikasi, dan penerima dapat mencairkan dana melalui bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN), Bank Syariah Indonesia, atau PT Pos Indonesia.
2. Melalui Kantor Pos
- Siapkan NIK dan kode QR yang anda terima di aplikasi Pospay.
- Siapkan juga nomor HP aktif untuk verifikasi data.
- Pergi ke kantor pos: ambil antrean, petugas verifikasi dokumen dan QR code, setelah itu dana Rp 600.000 diserahkan secara tunai.
3. Melalui Pospay
- Unduh Aplikasi Pospay
- Aplikasi tersedia di Google Play Store atau App Store.
- Daftar atau Login Akun
- Gunakan nomor ponsel aktif dan lakukan verifikasi OTP.
- Masuk ke Menu Pencairan Bantuan
- Pilih kategori “Bantuan Sosial/BSU”.
- Ketik NIK atau Nomor Kepesertaan
- Sistem akan menampilkan status penerima BSU Rp600 ribu.
4. Situs Kemnaker
- Klik https://bsu.kemnaker.go.id
- Daftar akun jika belum memiliki akun atau login jika sudah punya akun.
- Akan ada notifikasi apakah Anda penerima atau bukan.
5. Situs BPJS Ketenagakerjaan
- Klik link https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id
- Masukkan NIK dan data pribadi
- Anda akan mendapat notifikasi apakah Anda penerima atau bukan.
Ingat, BSU Rp600.000 belum akan dicairkan. Jadi, jangan klik link sembarangan.