Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengoperasikan sebanyak 36 kapal feri guna mengurai kepadatan seiring terus ... [454] url asal
Banyuwangi (ANTARA) - Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengoperasikan sebanyak 36 kapal feri guna mengurai kepadatan seiring terus terjadi lonjakan penumpang pada arus balik H+9 Lebaran 2026, Selasa.
Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi pada Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur Bayu Kusumo Nugroho menjelaskan, dari 36 unit kapal yang dioperasikan, sejumlah kapal menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) guna mempercepat penguraian penumpukan kendaraan di pelabuhan dan di jalan arteri menuju pelabuhan.
"Pada hari ini ada 36 unit kapal yang beroperasi melayani pengguna jasa karena arus penyeberangan sangat padat, baik kendaraan roda empat mobil pribadi, maupun bus penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang," ujar dia di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa.
Bayu menjelaskan sejumlah kapal feri yang beroperasi dengan pola tiba bongkar berangkat (TBB) atau melakukan pemuatan kendaraan dan penumpang dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) ke Pelabuhan Gilimanuk (Bali), dan setelah bongkar muatan langsung kembali tanpa memuat sebagai upaya percepatan mengurai penumpukan kendaraan di Pelabuhan Ketapang.
Mengenai jumlah kapal yang menerapkan pola TBB, lanjut dia, menyesuaikan kebutuhan atau kondisi di lapangan sesuai kepadatan penumpang.
"Oleh karena itu, kapal beroperasi TBB kondisional, karena kami juga tetap menjaga keseimbangan dua sisi pelabuhan, baik di Pelabuhan Ketapang maupun di Pelabuhan Gilimanuk," kata Bayu.
Dari pantauan, pada H+9 Lebaran 2026 atau Selasa (31/3) antrean kendaraan truk cukup panjang dan mencapai sekitar 10 kilometer dari jalan arteri depan Pelabuhan Ketapang.
Data Posko Angkutan Lebaran Pelabuhan Ketapang selama 24 jam (periode 30 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+8, tercatat jumlah trip di Pelabuhan Ketapang sebanyak 230 trip.
Antrean kendaraan roda empat mobil pribadi di jalur Dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Selasa (31/3/2026) ANTARA/Novi Husdinariyanto
Realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+8 mencapai 56.197 orang atau naik 5,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu 53.398 orang.
Sedangkan realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+8 mencapai 10.617 unit atau naik 7,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 9.873 unit, kendaraan roda empat mencapai 4.808 unit atau turun 3,1 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu 4.960 unit.
Lalu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 1.611 unit atau turun 15,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.905 unit.
Sedangkan total bus yang menyeberang mencapai 572 unit atau naik 11,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu 514 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 17.608 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+8 atau naik 2,1 persen dibandingkan realisasi periode tahun lalu 17.252 unit.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, mengoperasikan 35 unit kapal feri dari sebelumnya 30 kapal untuk mengurai kepadatan ... [351] url asal
Karena pada hari ini terus meningkat kami tingkatkan lagi menjadi 35 kapal
Banyuwangi (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, mengoperasikan 35 unit kapal feri dari sebelumnya 30 kapal untuk mengurai kepadatan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk (Bali).
Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi pada BPTD Kelas II Provinsi Jawa Timur Bayu Kusumo Nugroho mengatakan per hari ini kapal feri di lintasan Ketapang-Gilimanuk yang beroperasi sebanyak 35 kapal karena arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk terus meningkat.
"Sebelumnya arus mudik normal kapal feri yang beroperasi 28 unit dan ditambah menjadi 30 unit. Karena pada hari ini terus meningkat kami tingkatkan lagi menjadi 35 kapal," ujar dia di Banyuwangi, Sabtu.
Bayu menyampaikan lima kapal perbantuan berkapasitas besar itu menggunakan pola tiba bongkar muat, yang artinya lima kapal feri tersebut melaksanakan pemuatan di Pelabuhan Gilimanuk untuk mengurai kepadatan pemudik.
"Jadi, lima kapal feri dengan kapasitas besar ini menjadi prioritas sandar di dermaga Pelabuhan Gilimanuk untuk pemuatan, dan di Pelabuhan Ketapang hanya bongkar muatan," katanya.
Data ASDP Cabang Ketapang/Gilimanuk menyebutkan, pada H-8 Lebaran 2026 atau Jumat (13/3/2026) sebanyak 37.877 orang pemudik menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Realisasi penumpang pada H-8 Lebaran itu turun 30,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 54.478 orang penumpang.
Sementara, realisasi kendaraan roda dua menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang, mencapai 6.066 unit dan kendaraan roda empat 3.573 unit.
Untuk truk yang menyeberang mencapai 2.154 unit, sementara total bus yang menyeberang mencapai 383 unit, sehingga total seluruh kendaraan tercatat 12.176 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk pada H-8 Lebaran.
Sebaliknya, realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-8 mencapai 26.173 orang atau naik 6,2 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 24.640 orang.
Total seluruh kendaraan tercatat 5.365 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-8 atau naik 2,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.235 unit.
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56