Bisnis.com, JAKARTA — Emiten cat PT Avia Avian Tbk. (AVIA) menjalankan sejumlah strategi pertumbuhan untuk memperkuat pangsa pasar domestik, yang saat ini telah mencapai sekitar 24%.
Andreas Hadikrisno, Head of Investor Relations, menyampaikan di tengah gejolak ekonomi lokal maupun global, AVIA secara konsisten menjalankan strategi pertumbuhan yang bertujuan untuk memperkuat pangsa pasar.
“Perseroan memprioritaskan investasi bisnis jangka panjang melalui perluasan pusat distribusi, inovasi produk baru, serta peningkatan operasional internal,” jelasnya dalam siaran pers, Kamis (23/10/2025).
Saat ini, emiten cat Grup Tancorp terafiliasi Hermanto Tanoko tersebut menguasai sekitar 24% pangsa pasar di industri cat dan pelapis dekoratif di Indonesia. AVIA memiliki kapasitas dan kemampuan manufaktur yang kuat melalui fasilitas manufaktur di Sidoarjo dan Serang.
Menurut Andreas, integrasi vertikal memungkinkan AVIA untuk memproduksi bahan baku secara internal. Penjualan cat AVIA terbagi menjadi solusi arsitektur dan barang dagangan. Solusi arsitektur berkontribusi sekitar 80% penjualan dan segmen barang dagangan berkontribusi sekitar 20% penjualan.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Frost & Sullivan, AVIA merupakan pabrik cat dekoratif terbesar dan merupakan pemimpin pasar di industri cat dan pelapis dekoratif di Indonesia.
Avian pun masuk ke dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 pada 2025. Daftar ini memeringkat 500 perusahaan terbesar di tujuh negara kawasan Asia Tenggara berdasarkan kinerja keuangan untuk tahun fiskal 2024. Secara kolektif, perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut mencatatkan total pendapatan sebesar US$1,82 triliun.
Andreas menyampaikan, capaian ini menandai dua tahun berturut-turut AVIA memperoleh pengakuan dari Fortune, yang sekaligus mencerminkan kemampuan perseroan dalam menjaga kinerja positif di tengah tantangan ekonomi yang berlangsung.
Pada 2024, AVIA mencatat total pendapatan sebesar Rp 7,5 triliun, setara dengan US$471 juta, dengan marjin laba bersih sebesar 22,3%. Dalam periode yang sama, total aset perseroan tercatat sebesar US$ 687 juta.
Capaian keuangan tersebut didukung oleh lebih dari 9.000 karyawan, serta ekosistem operasional yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Saat ini, AVIA didukung oleh 144 pusat distribusi yang melayani lebih dari 59.000 toko bahan bangunan di seluruh Indonesia.
“Pengakuan ini memperkuat komitmen Perseroan untuk terus tumbuh secara berkelanjutan serta memperkokoh posisinya sebagai pemimpin pasar di industri cat dekoratif nasional,” imbuhnya.