Bisnis.com, JAKARTA — Emiten komponen otomotif dari Grup Astra, PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO), menorehkan kinerja positif pada kuartal III/2025 dengan kenaikan laba bersih dan pendapatan di tengah pasar otomotif domestik yang relatif stagnan.
Direktur Astra Otoparts Sophie Handili mengatakan pertumbuhan kinerja perseroan mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk dan layanan Astra Otoparts. “Kami akan terus memperkuat kolaborasi, efisiensi rantai pasok, dan inovasi produk untuk menjaga daya saing jangka panjang,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (28/10/2025).
Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih Astra Otoparts naik 2,62% (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,52 triliun. Pertumbuhan laba ini sejalan dengan kenaikan pendapatan bersih sebesar 4,51% YoY menjadi Rp14,8 triliun dalam sembilan bulan 2025, dari Rp14,16 triliun pada periode sembilan bulan 2024.
Segmen usaha manufaktur komponen otomotif menjadi penyumbang utama dengan pendapatan Rp8,72 triliun per kuartal III/2025, meningkat 5,98% YoY. Sementara itu, segmen perdagangan mencatat pendapatan Rp7,32 triliun, naik 3,47% YoY.
Menurut Sophie, kinerja positif tersebut ditopang oleh meningkatnya permintaan dari pelanggan Original Equipment Manufacturer (OEM) untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, perseroan terus memperluas portofolio ke sektor non-otomotif, meliputi alat kesehatan, komponen alat berat, dan berbagai industri lainnya.
AUTO juga memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Perseroan kini memproduksi general parts dan specific parts untuk kendaraan elektrifikasi serta menghadirkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) melalui merek Altro.
Di sisi perdagangan, peningkatan permintaan di pasar domestik melalui jaringan ritel modern seperti Shop & Drive dan Astra Otoservice turut mendukung pertumbuhan. Selain itu, ekspor ke sejumlah negara tujuan juga menunjukkan penguatan.
Hingga akhir September 2025, Astra Otoparts telah mengoperasikan 59 titik pengisian daya kendaraan listrik Astra Otopower di berbagai kota strategis di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk berperan aktif dalam transisi menuju mobilitas ramah lingkungan.