Bisnis.com, SURABAYA – KAI Daop 8 Surabaya telah melayani sebanyak 3.093.229 penumpang sepanjang periode triwulan I/2026. Tingginya capaian tersebut tidak terlepas dari masifnya penggunaan moda transportasi kereta api oleh masyarakat saat momen arus mudik dan balik hari raya Idulfitri lalu.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan jumlah penumpang kereta api di wilayah kerjanya tercatat naik hingga 16% bila di banding dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).
"Untuk jumlah penumpang, meningkat sampai 16% bila dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2.675.973 pelanggan," ungkap Mahendro, Selasa (14/4/2026).
Dari total volume tersebut, ia mengungkapkan sebanyak 1.534.152 pelanggan berangkat dari stasiun-stasiun wilayah Daop 8 Surabaya, sementara 1.559.077 penumpang tercatat tiba.
Dilihat secara bulanan, jumlah penumpang di Daop 8 Surabaya menorehkan tren yang positif. Mahendro memaparkan pada Januari terdapat 1.013.788 pelanggan, pada Februari ada 853.863 penumpang, dan melonjak tajam memasuki Maret dengan catatan 1.225.578 pelanggan.
Ia menyebut peningkatan jumlah penumpang itu tidak terlepas dari tingginya mobilitas masyarakat mulai awal tahun, termasuk momentum hari besar keagamaan, perjalanan kerja dan pendidikan, libur akhir pekan panjang, hingga meningkatnya perjalanan wisata.
"Volume pelanggan kereta api di setiap stasiun Daop 8 Surabaya selama triwulan I/2026 tercatat pada bulan Maret lalu," tambahnya.
Selain itu, Mahendro menjelaskan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan arus mudik maupun balik selama periode Angkutan Lebaran di wilayah kerja Daop 8 pada 11 Maret hingga 1 April 2026 pun tercatat hingga 1.034.894 penumpang.
"Pertumbuhan jumlah penumpang pada periode triwulan I/2026 ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal," tegasnya.
Adapun tiga stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama triwulan I/2026 adalah Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 459.413 pelanggan, Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 439.489 pelanggan, dan Stasiun Malang sebanyak 250.771 penumpang.
Sementara, untuk volume kedatangan tertinggi tercatat di Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 469.844 pelanggan, diikuti Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 434.911 penumpang, serta Stasiun Malang sebanyak 262.633 pelanggan.
"Kami akan terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan ketepatan waktu perjalanan, hingga penguatan layanan baik di stasiun maupun selama perjalanan. Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, kami optimistis kereta api akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat," pungkasnya.