Bisnis.com, JAKARTA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk tiga hari ke depan, terhitung sejak 12 hingga 14 Januari 2026.
Melalui postingan di Instagram Senin (12/1/2026) BMKG merinci potensi hujan dengan intensitas sedang, lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan terjadi di berbagai wilayah Indonesia, lengkap dengan pembagian daerah terdampak berdasarkan level peringatan selama periode 12–14 Januari 2026.
Pada 12 Januari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, serta Papua.
Sejumlah provinsi seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara masuk dalam kategori siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Pada hari yang sama, BMKG juga mencatat adanya potensi hujan lebat–sangat lebat secara spesifik di sejumlah kabupaten dan kota, termasuk wilayah Tangerang, Lebak, dan Pandeglang di Banten, serta beberapa wilayah Jakarta dan Jawa Barat.
Memasuki 13 Januari 2026, wilayah terdampak hujan sedang hingga lebat masih meluas, mencakup Sumatra bagian tengah dan selatan, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku, hingga Papua.
Untuk kategori siaga, potensi hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, serta Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat seperti Bogor, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Garut, hingga Pangandaran disebut berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi pada periode tersebut.
Sementara itu, pada 14 Januari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat masih terpantau di wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua. Kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat tetap berlanjut di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta Papua Pegunungan.
Di wilayah timur Indonesia, BMKG mencatat potensi hujan lebat di sejumlah kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur serta wilayah pegunungan Papua. Selain hujan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di beberapa wilayah selama periode 12–14 Januari 2026, termasuk di sebagian Jawa, Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di wilayah rawan.
BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem. Jika Sobat melihat atau terdampak bencana di sekitar, mari bergotong royong dengan melaporkannya,” tulis InfoBMKG.
Laporan kejadian bencana dapat disampaikan melalui bit.ly/laporbencanabot, yang terhubung dengan PetaBencana.id untuk memantau laporan secara real-time. BMKG menegaskan partisipasi masyarakat dalam pelaporan sangat membantu upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana, sekaligus menjaga keselamatan bersama. BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini.
“Informasi lengkap terkait cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi & tsunami dapat diakses di www.bmkg.go.id atau melalui aplikasi InfoBMKG,” tulis InfoBMKG.