Bisnis.com, JAKARTA — Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa memanfaatkan layanan layanan pemasaran dan komunikasi (marketing communication) berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk bersaing di era digital.
CEO Alpha Story, Jeremy Foo, mengatakan di tengah kebutuhan pelaku usaha untuk memperluas pasar dan membangun reputasi, teknologi AI dinilai dapat membuka akses yang lebih terjangkau terhadap layanan pemasaran dan komunikasi profesional yang selama ini identik dengan perusahaan besar.
Terlebih, lanjutnya, UMKM menyumbang sekitar 99% dari seluruh unit usaha di Indonesia dan berkontribusi lebih dari 60% terhadap produk domestik bruto (PDB).
"Tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil bukan hanya soal menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga membangun kepercayaan dan visibilitas di pasar," kata Jeremy dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Dia menambahkan layanan public relations (PR) profesional selama ini kerap dianggap hanya dapat dijangkau perusahaan besar. Pemanfaatan AI, proses kerja yang lebih efisien, dan model harga yang lebih terjangkau dapat membuka peluang bagi UMKM untuk menyampaikan cerita bisnis mereka secara lebih kuat dan kompetitif.
Jeremy menyebut platform intelijen berbasis AI Alpha Echo yang dirancang untuk membantu pelaku usaha memahami bagaimana merek mereka dipersepsikan publik. Platform ini juga memungkinkan bisnis memantau posisi mereka dibandingkan para pesaing di berbagai kanal digital.
Selain itu, teknologi AI tersebut juga membantu meningkatkan visibilitas bisnis melalui optimasi SEO (Search Engine Optimization) dan AEO (Answer Engine Optimization). Dengan begitu, peluang merek ditemukan calon pelanggan melalui mesin pencari maupun platform AI menjadi lebih besar.
Menurutnya, bagi UMKM, kehadiran platform seperti ini memberi peluang untuk mengambil keputusan berbasis data. Dengan memahami sentimen publik dan arah percakapan pasar, pelaku usaha dapat menyesuaikan pesan komunikasi agar lebih relevan dengan kebutuhan konsumen dan kondisi persaingan.
Alpha Echo bekerja dengan menganalisis berbagai sumber informasi, mulai dari pemberitaan media, percakapan di media sosial, tren industri, hingga materi komunikasi perusahaan.
Dari hasil analisis tersebut, platform ini menyusun rekomendasi yang dapat digunakan untuk memperkuat strategi komunikasi, membangun positioning merek, dan menyusun kampanye pemasaran yang lebih efektif.
Country Lead Alpha Story Indonesia, Leighton Cosseboom, mengatakan banyak UMKM sebenarnya memiliki produk berkualitas dan nilai bisnis yang kuat. Namun, mereka kerap belum cukup dikenal sehingga sulit memperoleh kepercayaan pasar di tengah persaingan yang semakin ketat.
"Persoalan utama yang dihadapi banyak pelaku usaha bukanlah kurangnya produk yang baik, melainkan kurangnya visibilitas. Karena itu, pendekatan komunikasi yang didukung AI dinilai dapat membantu UMKM untuk lebih mudah dilihat, dipahami, dan dipercaya oleh pasar," katanya.