Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menjadi salah satu bank yang mendapat mandat dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025. Penyaluran dilakukan secara bertahap sejak akhir Oktober 2025.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan dana yang disalurkan melalui BNI mencapai Rp4,5 triliun yang ditujukan kepada lebih dari 4,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Hingga saat ini, BNI telah menyalurkan BLTS Kesra kepada lebih dari 4,9 juta KPM dengan total nilai bantuan mencapai sekitar Rp4,5 triliun,” kata Okki kepada Bisnis, Rabu (12/11/2025).
Okki mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui jaringan kantor cabang dan Agen46 BNI yang tersebar di seluruh Indonesia.
Melalui dukungan infrastruktur digital dan jaringan layanan yang luas, kata Okki, BNI berkomitmen memastikan proses penyaluran berjalan tepat sasaran, cepat, dan transparan sehingga manfaat program dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai informasi, BLTS Kesra merupakan salah satu dari dua program paket ekonomi yang diumumkan pemerintah pada Oktober 2025, untuk menggenjot daya beli masyarakat, memperluas kesempatan dan pengalaman kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kala itu menyampaikan, pemberian BLTS Kesra akan dilaksanakan pada Oktober-Desember 2025.
“Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” kata Airlangga, mengutip laman Sekretariat Kabinet RI, Senin (10/11/2025).
Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut, penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Selain BNI, bank pelat merah lainnya turut membantu pemerintah dalam menyalurkan BLTS Kesra, di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan total dana yang akan disalurkan mencapai Rp4,4 triliun, yang menyasar kepada 4,9 juta KPM.
Kemudian, ada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan dana yang disalurkan sebesar Rp3,22 triliun yang ditujukan kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima yang tersebar di berbagai wilayah Tanah Air.