Jepang Diguncang Gempa M 6,2, Kereta Shinkansen Disetop Sementara
Gempa M 6,2 mengguncang Chugoku, Jepang, Selasa (6/1/2025) hingga menyebabkan operasional Shinkansen disetop sementara.
(Bisnis.Com) 06/01/26 10:43 94703
Bisnis.com,JAKARTA — Gempa bumi berkekuatan awal magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Chugoku bagian barat Jepang pada Selasa (6/1/2025).
Dilansir dari Reuters, Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) menyebut, guncangan itu disusul serangkaian gempa susulan dengan kekuatan signifikan.
JMA menyebutkan, pusat gempa berada di wilayah timur Prefektur Shimane dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Chugoku Electric Power Co., operator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Shimane yang berjarak sekitar 32 kilometer dari pusat gempa, menyatakan kegiatan operasional di Unit 2 tetap berjalan normal.
Otoritas Regulasi Nuklir Jepang (Nuclear Regulation Authority/NRA) juga memastikan tidak ditemukan kejanggalan atau gangguan pada fasilitas nuklir tersebut pasca gempa.
Unit 2 PLTN Shimane kembali beroperasi pada Desember 2024, menjadi salah satu reaktor yang diaktifkan kembali setelah seluruh pembangkit nuklir Jepang dihentikan menyusul bencana gempa dan tsunami Fukushima pada Maret 2011.
Gempa tersebut tercatat memiliki intensitas seismik upper-5 pada skala Jepang 1–7. Ini menunjukan tingkat guncangan yang cukup kuat hingga menyulitkan pergerakan tanpa bantuan.
Jepang merupakan salah satu negara dengan aktivitas seismik tertinggi di dunia. Sekitar seperlima dari total gempa bumi bermagnitudo 6 atau lebih secara global terjadi di negara tersebut.
Sementara itu, West Japan Railway Co. mengumumkan penghentian sementara operasional kereta cepat Shinkansen pada lintasan Shin-Osaka hingga Hakata sebagai dampak dari gempa tersebut.
#gempa-jepang #gempa-chugoku #gempa-shimane #gempa-magnitudo-6-2 #gempa-bumi-jepang #gempa-susulan-jepang #shinkansen-disetop #kereta-cepat-jepang #aktivitas-seismik-jepang #pltn-shimane #otoritas-nukl