Konsumsi Bensin dan Avtur Melonjak Selama Nataru, Ini Rinciannya

Konsumsi Bensin dan Avtur Melonjak Selama Nataru, Ini Rinciannya

Konsumsi bensin dan avtur naik selama Nataru 2025-2026, sementara solar dan minyak tanah turun. Stok BBM dan LPG tetap aman, meski ada tantangan operasional.

(Bisnis.Com) 05/01/26 21:45 94271

Bisnis.com, JAKARTA — Konsumsi BBM jenis bensin dan avtur naik selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Tercatat konsumsi gasoline atau bensin selama 15 Desember hingga 5 Januari 2026, naik 0,9% dibandingkan dengan periode normal dan avtur naik 5,5%.

Sementara itu, konsumsi gasoil atau solar turun 3,4% dibandingkan dengan hari normal. Adapun konsumsi kerosin atau minyak tanah turun 6,2%.

Anggota Komite BPH Migas sekaligus Ketua Posko Nataru ESDM Erika Retnowati menuturkan meski konsumsi selama Nataru naik, kondisi stok BBM masih terkendali.

"Untuk sektor BBM, kondisi ketersediaan stok BBM selama Posko Nataru aman. Ketahanan stok BBM Nasional atau Coverage Day rata-rata dapat dipertahankan di angka berkisar antara 16-35 hari atau rata-rata sekitar 21 hari," kata Erika dalam acara Penutupan Posko Nataru ESDM di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Dalam paparannya, puncak penyaluran BBM nasional terjadi pada beberapa periode arus mudik dan arus balik Nataru. Perinciannya, pada 23 Desember 2025 (H-2 Natal), penyaluran bensin meningkat 10,87%, solar naik 5,78%, minyak tanah melonjak 51,49%, dan avtur naik 8,02%.

Berikutnya, pada 29 Desember 2025 (H+4), penyaluran bensin naik 4,24%, solar naik 1,5%, minyak tanah meningkat 58,56%, dan avtur naik 5,42%.

Sedangkan, saat arus balik pada 3 Januari 2026 (H+9), penyaluran bensin naik 7,10%, minyak tanah naik 10,78%, dan avtur meningkat 4,34%. Namun, konsumsi solar turun 6,44%.

Untuk sektor LPG, Erika menyampaikan selama periode nataru penyaluran berjalan aman. Dia menyebut, ketahanan stok LPG nasional berada pada kisaran 10 hingga 16 hari dengan rata-rata coverage day sebesar 12,8 hari.

"Stock LPG nasional berkisar antara 10 sampai 16 hari dengan rata-rata coverage day adalah 12,8 hari," katanya.

Dia menambahkan, penyaluran LPG pada periode satgas Nataru naik sebesar 10,6% dibandingkan dengan hari normal.

"Kemudian untuk sektor gas bumi secara umum tidak mengalami kendala dan dalam keadaan aman. Penyaluran niaga gas rata-rata pada periode Nataru 2025 Meningkat sebesar 4,3% dibandingkan dengan realisasi Nataru 2024," kata Erika.

Dia menambahkan bahwa, selama periode Nataru terdapat tantangan operasional yang menjadi fokus subholding gas dalam melayani masyarakat dan pelanggan. Tantangan tersebut yaitu proses pemulihan pasca bencana dan kerusakan beberapa fasilitas.

Kerusakan itu mengganggu proses penyaluran gas kepada masyarakat dan pelanggan di wilayah Sumatra bagian Utara yang meliputi Aceh dan Medan.

"Terdapat kebocoran pipa gas pada tanggal 2 Januari yang saat ini telah diperbaiki dan diharapkan bisa dapat segera beroperasi pada tanggal 7 Januari 2026," tambah Erika.

#bensin-nataru #avtur-naik #konsumsi-bbm #stok-bbm #penyaluran-bensin #solar-turun #minyak-tanah #ketahanan-stok #coverage-day #penyaluran-lpg #gas-bumi #tantangan-operasional #subholding-gas #kebocora

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260105/44/1941791/konsumsi-bensin-dan-avtur-melonjak-selama-nataru-ini-rinciannya