Profil Singaraja Putra (SINI) Milik Hapsoro yang Bakal Diakuisisi CUAN

Profil Singaraja Putra (SINI) Milik Hapsoro yang Bakal Diakuisisi CUAN

CUAN sedang negosiasi akuisisi 51% saham Singaraja Putra (SINI) milik Hapsoro untuk memperluas jaringan usaha dan menambah aset emiten Prajogo Pangestu itu.

(Bisnis.Com) 29/12/25 10:47 87089

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten milik Prajogo Pangestu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) menyampaikan tengah berada dalam negosiasi untuk mengambil alih PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) milik Hapsoro.

Singaraja Putra merupakan perusahaan yang menjalankan berbagai macam kegiatan bisnis, mulai dari penjualan batu bara, penjualan kayu, dan penginapan.

Dalam laporan tahunannya, salah satu anak usaha perseroan yaitu PT Dwi Daya Swakarsa memiliki empat anak usaha di bidang pertambangan batu bara, dengan status belum beroperasi, yaitu PT Persada Kapuan Prima (PKP), PT Pesona Bara Cakrawala, PT Pasir Bara Prima (PBP), dan PT Cakrawala Bara Persada.

PBP diketahui bekerja sama dengan emiten Prajogo Pangestu lainnya, PT Petrosea Tbk. (PTRO) untuk pengupasan lapisan tanah penutup dan penggalian batu bara. Sementara PKP bekerja sama dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) untuk jasa penambangan.

Di segmen usaha perkayuan, SINI menjalankan kegiatan usaha di bidang perkayuan melalui entitas anak, yakni PT Interkayu Nusantara (IKN).

Sementara itu, untuk usaha penyediaan penginapan, SINI menjalankan kegiatan usaha dengan menawarkan fasilitas utama berupa penyediaan penginapan.

Adapun sepanjang 2024, SINI menjelaskan penjualan kayu dari IKN memberikan kontribusi paling banyak ke pendapatan perseroan, sebesar Rp427,06 miliar, atau 98,14% dari total pendapatan perseroan. Pendapatan ini lalu disusul oleh penjualan batu bara dan pendapatan sewa yang masing-masing berkontribusi sebesar Rp7,72 miliar dan Rp360,6 juta.

Di pasar modal, SINI diketahui melakukan pencatatan saham pada 8 November 2019. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini pemegang saham SINI adalah PT Autum Prima Indonesia sebagai pengendali dengan 144,3 juta saham atau 30% kepemilikan, lalu Batubara Development Pte. Ltd. sebagai pengendali dengan 78,03 juta kepemilikan atau 16,22%, dan Hapsoro yang juga sebagai pengendali sebesar 43,29 juta saham atau 9% kepemilikan.

Sementara itu, sebanyak 215,38 juta saham SINI atau setara 44,78% digenggam oleh masyarakat.

Hari ini, hingga pukul 10.00 WIB, saham SINI melesat hingga 10% ke level Rp14.300 per saham. Saham SINI telah melesat 186% sejak awal tahun ini.

Di sisi lain, CUAN diketahui telah memilik secara tidak langsung sebesar 19,99% saham SINI melalui PT Kreasi Jasa Persada dan afiliasinya. CUAN menyampaikan tengah melakukan negosiasi dengan pemegang saham pengendali SINI mengenai pengambilalihan saham SINI lebih lanjut.

CUAN berharap setelah penyelesaian rencana akuisisi, CUAN atau afiliasinya akan memiliki sekurang-kurangnya 51% dari jumlah seluruh saham yang telah dan/atau akan dikeluarkan oleh SINI, dan sekaligus mengendalikan manajemen SINI.

“Tujuan dari Rencana Pengambilalihan ini adalah antara lain, untuk menambah aset grup CUAN, memperluas jaringan usaha, serta sebagai bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang grup CUAN untuk menjadi perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi,” tulis manajemen CUAN.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#singaraja-putra #hapsoro #cuan-akuisisi #penjualan-batu-bara #penjualan-kayu #penginapan-sini #pertambangan-batu-bara #prajogo-pangestu #pt-petrosea #pt-bukit-makmur #interkayu-nusantara #saham-sini #n-a

https://market.bisnis.com/read/20251229/192/1940077/profil-singaraja-putra-sini-milik-hapsoro-yang-bakal-diakuisisi-cuan