Pemerintah Optimistis Meski Investasi Tumbuh Melambat di Kuartal III/2025
Pemerintah optimistis capai target investasi 2025 meski pertumbuhan melambat di kuartal III, dengan realisasi Rp1.434,3 triliun atau 75,3% dari target.
(Bisnis.Com) 17/10/25 18:36 7381
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah optimistis realisasi investasi akan membaik kendati pertumbuhannya melambat pada kuartal III/2025.
Realisasi investasi sampai dengan akhir kuartal III/2025 itu juga baru mencapai 75,3% dari target Rp1.905,6 triliun sepanjang tahun ini.
Adapun pada Juli-September 2025, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi sebesar Rp491,4 triliun atau tumbuh 13,9% (yoy) dari periode yang sama di 2024.
Kendati naik secara nominal, pertumbuhan investasi di kuartal III/2025 tercatat hanya sebesar 13,9% (yoy) atau melambat dari laju kuartal III/2024 yang tumbuh 15,24% (yoy).
Apabila dilihat dari porsinya, penanaman modal asing (PMA) semakin susut sejalan dengan semakin naiknya porsi penanaman modal dalam negeri (PMDN). Realisasi PMA pada kuartal III/2025 adalah sebesar Rp212 triliun atau 43,1% dari total investasi. Nilainya sudah lebih rendah dari PMA pada kuartal III/2024 yakni Rp232,65 triliun.
Sementara itu, kontribusi PMDN semakin besar. Pada kuartal III/2025, PMDN tercatat sebesar Rp279,4 triliun atau 56,9% dari total investasi. Realisasi itu lebih tinggi dari kuartal II/2025 yakni Rp275,5 triliun.
Sementara itu, realisasi investasi selama Januari-September 2025 atau year-to-date (ytd) sudah mencapai Rp1.434,3 triliun atau 75,3% dari target tahun ini Rp1.905,6 triliun. Porsi PMA sebesar Rp644, triliun atau 44,9%, sedangkan PMDN Rp789,7 triliun atau 55,1%.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani meyakini bahwa target investasi sepanjang tahun ini bisa tercapai.
"Melihat tren investasi yang masuk, kami meyakini insyaallah target investasi keseluruhan, full year bisa tercapai mudah-mudahan. Kami lihat tadi kontribusinya memang dari dalam negeri ini peningkatannya di atas luar negeri," terangnya pada konferensi pers, Jumat (17/10/2025).
Adapun Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai pertumbuhan investasi yang melambat pada kuartal III/2025 sejalan dengan geliat ekonomi yang juga melambat dari semester I/2025 hingga awal September 2025.
"Ya ini kan mulai dibalik pelan-pelan nanti kalau udah mulai aktif lagi ekonominya, mulai hidup lagi harusnya investasinya akan tumbuh lebih cepat. Jadi past performance tidak bisa dipakai untuk menghitung future performance," terangnya kepada wartawan secara terpisah di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Menurutnya, target Rp1.905,6 triliun bisa tercapai. Optimisme serupa juga disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dia menyebut realisasi investasi hingga akhir September lalu yang mencapai Rp1.434,3 triliun atau 75,3% dari target sudah sesuai harapan pemerintah.
"Itu sudah sesuai dengan target dan harapannya sampai akhir Desember bisa mencapai Rp1.905,6 triliun [red]. Kalau investasi kan orang melihat medium to long term, dan ini berproses di BKPM," terangnya saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Sebagaimana diketahui, investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) memiliki porsi terbesar kedua terhadap kue pertumbuhan PDB RI, setelah konsumsi rumah tangga.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di 2025 mencapai 5,2% (yoy).
#investasi-kuartal-iii-2025 #pertumbuhan-investasi-2025 #realisasi-investasi-indonesia #penanaman-modal-asing-2025 #penanaman-modal-dalam-negeri-2025 #target-investasi-2025 #investasi-indonesia-2025 #p