Pelaku Penembakan Massal Pantai Bondi Adalah Ayah dan Anak asal Pakistan
Kedua pelaku penembakan massal adalah ayah dan anak asal Pakistan, Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24). Sajid Akram ditembak mati polisi, sedangkan anaknya kritis... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 15/12/25 09:55 72763
SYDNEY - Dua pelaku penembakan massal yang menewaskan 15 orang dalam perayaan Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney, Australia, adalah ayah dan anak. Pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkap bahwa kedua pelaku berasal dari Pakistan.Penembakan pada Minggu petang tersebut, yang dinyatakan sebagai serangan teroris, tercatat sebagai penembakan paling mematikan di Australia dalam hampir tiga dekade di negara tersebut. Padahal, Australia telah memberlakukan undang-undang pengendalian senjata yang ketat.
Salah satu pelaku, Sajid Akram yang berusia 50 tahun, ditembak mati oleh polisi. Ini artinya total 16 orang tewas dalam insiden mengerikan tersebut.
Pelaku lainnya, putra Akram; Naveed Akram (24), terluka dan sedang dirawat di rumah sakit. Demikian disampaikan Komisaris Polisi New South Wales Mal Lanyon, pada Senin (15/12/2025).
Menurut laporan CBS News, kedua pelaku penembakan adalah warga negara Pakistan. Laporan ini mengutip pejabat intelijen Amerika Serikat yang diberi pengarahan tentang penyelidikan tersebut.
Foto lisensi mengemudi atau SIM New South Wales milik Akram telah viral di media sosial.
Para saksi mata mengatakan serangan di pantai terkenal itu, yang ramai pada malam yang panas, berlangsung sekitar 10 menit, menyebabkan ratusan orang berhamburan di sepanjang pasir dan ke jalan-jalan terdekat.
Polisi mengatakan sekitar 1.000 orang telah menghadiri acara Hanukkah yang ditargetkan para pelaku. Acara untuk komunitas Yahudi itu diadakan di sebuah taman kecil di dekat pantai.
(mas)
#penembakan-massal #yahudi #australia #pakistan #serangan-teroris