AS Sanksi Keluarga Maduro dan 6 Kapal Pengangkut Minyak Venezuela

AS Sanksi Keluarga Maduro dan 6 Kapal Pengangkut Minyak Venezuela

AS jatuhkan sanksi kepada tiga keponakan Presiden Maduro, seorang pengusaha Panama, serta enam kapal pengangkut minyak Venezuela. Washington telah menjatuhkan sanksi... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 12/12/25 08:45 70229

WASHINGTON - Washington telah menjatuhkan sanksi terhadap tiga keponakan Presiden Venezuela Nicolás Maduro ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berupaya memberikan tekanan lebih lanjut pada negara Amerika Selatan tersebut.

Sanksi baru terhadap Franqui Flores, Carlos Flores, dan Efrain Campo diberlakukan sehari setelah Trump mengumumkan bahwa AS telah menyita sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela.

Selain tiga keponakan Maduro, sanksi AS juga ditujukan kepada pengusaha Panama; Ramon Carretero Napolitano, enam perusahaan, dan enam kapal berbendera Venezuela yang dituduh mengangkut minyak Venezuela.

Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS menerbitkan daftar sanksi tersebut pada hari Kamis.

Sanksi itu dimaksudkan untuk mencegah mereka mengakses properti atau aset keuangan apa pun yang dimiliki di AS, dan hukuman tersebut dimaksudkan untuk mencegah perusahaan dan warga negara AS melakukan bisnis dengan mereka.

Bank dan lembaga keuangan yang melanggar pembatasan tersebut akan terkena sanksi atau tindakan penegakan hukum oleh AS.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Nicolas Maduro dan rekan-rekan kriminalnya di Venezuela membanjiri Amerika Serikat dengan narkoba yang meracuni rakyat Amerika.”

“Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Departemen Keuangan meminta pertanggungjawaban rezim dan lingkaran kroni serta perusahaannya atas kejahatan yang terus berlanjut,” katanya, seperti dikutip AP, Jumat (12/12/2025).

Ini bukan pertama kalinya keluarga Maduro terlibat dalam aksi balas dendam politik dengan AS.

Pada Oktober 2022, Venezuela membebaskan tujuh warga Amerika yang dipenjara sebagai imbalan atas pembebasan Flores dan Campo oleh Amerika Serikat, yang telah dipenjara selama bertahun-tahun karena kasus narkotika. Keduanya ditangkap di Haiti dalam operasi Badan Anti-Narkotika (DEA) pada tahun 2015 dan dihukum pada tahun berikutnya di New York.

Carlos Flores telah dikenai sanksi pada Juli 2017 tetapi dihapus dari daftar sanksi Departemen Keuangan pada tahun 2022 selama masa pemerintahan Joe Biden dalam upaya untuk mempromosikan negosiasi pemilihan demokratis di Venezuela.

Tindakan terbaru AS terhadap Venezuela menyusul serangkaian serangan mematikan yang dilakukan AS terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik bagian timur, yang telah menewaskan sedikitnya 87 orang sejak awal September.

Trump membenarkan serangan tersebut sebagai eskalasi yang diperlukan untuk membendung aliran narkoba ke Amerika Serikat dan menegaskan bahwa AS terlibat dalam "konflik bersenjata" dengan kartel narkoba.
(mas)

#amerika-serikat #venezuela #nicolas-maduro #kartel-narkoba #sanksi-amerika

https://international.sindonews.com/read/1654771/42/as-sanksi-keluarga-maduro-dan-6-kapal-pengangkut-minyak-venezuela-1765501936