China Tuduh AS Pemicu Ketegangan Dagang Pasca Pertemuan Madrid
China menyalahkan AS atas ketegangan dagang pasca pertemuan Madrid, menyusul kebijakan pembatasan AS. Beijing merespons dengan kontrol ekspor rare earth.
(Bisnis.Com) 17/10/25 09:16 6505
Bisnis.com, JAKARTA — China menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas meningkatnya ketegangan dagang antara kedua negara setelah pertemuan bilateral terakhir di Madrid bulan lalu.
Hal tersebut diungkapkan Wang kepada CEO Apple Inc. Tim Cook dalam pertemuan keduanya di Beijing pada Kamis (16/10/2025) waktu setempat.
“Fluktuasi terbaru dalam hubungan ekonomi dan perdagangan China-AS terutama disebabkan oleh langkah intensif AS yang memperkenalkan serangkaian kebijakan pembatasan terhadap China setelah pembicaraan di Madrid,” ujar Wang Wentao dikutip dari Bloomberg, Jumat (17/10/2025).
Pada akhir bulan lalu, Departemen Perdagangan AS merilis aturan baru yang memperluas penerapan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan entitas China yang masuk dalam daftar hitam.
Langkah tersebut diambil setelah putaran negosiasi di Madrid yang dipimpin oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng.
Sebagai respons, Beijing membela keputusannya untuk memperketat kontrol atas ekspor unsur tanah jarang (rare earth) dengan alasan tindakan defensif terhadap kebijakan AS.
“Kebijakan yang diterapkan AS telah merugikan kepentingan China secara serius dan merusak suasana pembicaraan ekonomi serta perdagangan bilateral,” tegas Wang.
Pemerintah AS sebelumnya menyerukan kerja sama dengan sekutu dan mitra untuk menanggapi aturan baru China terkait ekspor rare earth tersebut.
Sejumlah CEO perusahaan global diketahui berada di Beijing pekan ini untuk menghadiri rapat dewan penasihat tahunan Sekolah Ekonomi dan Manajemen Universitas Tsinghua. Kelompok eksekutif tersebut juga bertemu dengan Wakil Perdana Menteri He Lifeng pada Kamis di Beijing.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi menunjukkan nada yang lebih diplomatis dalam pertemuannya dengan pendiri Blackstone Inc., Steve Schwarzman. Wang menyatakan upaya “decoupling” antara kedua negara bukanlah pilihan yang realistis maupun rasional, karena konfrontasi hanya akan merugikan kedua belah pihak.
“Kedua negara harus menjalin komunikasi yang efektif, menyelesaikan perbedaan dengan tepat, dan mendorong perkembangan hubungan China-AS yang stabil, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Wang Yi dalam pernyataan yang diunggah di situs Kementerian Luar Negeri China.
#china-as-ketegangan #ketegangan-dagang #pertemuan-madrid #hubungan-ekonomi #perdagangan-china-as #kebijakan-pembatasan #sanksi-perusahaan-china #ekspor-rare-earth #kontrol-ekspor-china #kepentingan-ch