Optimisme Konsumen di Malang Tetap Terjaga pada November
Survei BI Malang menunjukkan optimisme konsumen tetap tinggi pada November 2025 dengan IKK 159,9 meski sedikit menurun. Ekspektasi ekonomi 6 bulan ke depan tetap solid.
(Bisnis.Com) 06/12/25 08:30 62917
Bisnis.com, MALANG — Survei KonsumenBank Indonesia (BI) Malang pada November 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga pada level optimistis (indeks >100).
Kepala Perwakilan BI Malang, Febrina, mengatakan optimisme konsumen tetap terjaga itu tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2025 tercatat sebesar 159,9, meskipun termoderasi dari bulan sebelumnya sebesar 161,5.
"Optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap kuat, tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) November 2025 sebesar 147,3 (dengan indeks >100), relatif stabil meskipun sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 149,6," kata dia, Jumat (5/12/2025).
IKE yang sedikit lebih rendah bersumber dari indeks ketersediaan lapangan kerja dan indeks penghasilan saat ini.
Indeks ketersediaan lapangan kerja pada November 2025, kata dia, tercatat sebesar 142,0, lebih rendah 4,2 poin dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 146,2.
Sementara indeks penghasilan saat ini pada November 2025 tercatat sebesar 151,0, lebih rendah 3,3 poin dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 154,3.
Adapun indeks pembelian durable goods pada November 2025 tercatat sebesar 149,0, sedikit meningkat sebesar 0,8 poin dari bulan sebelumnya sebesar 148,2.
Menurutnya, ekspektasi konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan ke depan juga terpantau tetap solid.
Hal ini tercermin dari IEK November 2025 tercatat sebesar 172,5 (dengan indeks >100), relatif stabil meskipun sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 173,4.
Berdasarkan komponen pembentuk, dia menegaskan, IEK yang sedikit lebih rendah bersumber dari indeks ekspektasi penghasilan dan indeks ketersediaan lapangan kerja.
Pada November 2025, indeks ekspektasi penghasilan dan indeks ketersediaan lapangan kerja masing-masing termoderasi sebesar 5,7 poin dan 3,1 poin menjadi 176,0 dan 169,5.
Sementara itu, indeks ekspektasi kegiatan usaha tercatat sebesar 172,0, meningkat 6,0 poin dari bulan sebelumnya sebesar 166,0.
Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, menilai optimisme konsumen tetap terjaga seiring dengan kestabilan sosial, ekonomi dan politik, meskipun memasuki musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi dan gangguan produksi komoditas pangan.
Musim liburan sekolah dan Nataru dapat mempertahankan optimisme perekonomian karena dapat menggerakan sektor konsumsi sehingga berdampak pada berbagai sektor ekonomi seperti jasa akomodasi, transportasi, dan peningkatan permintaan berbagai kebutuhan dalam menunjang aktivitas liburan maupun Nataru.
Selain itu, kepastian pada kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) juga akan dapat mengangkat ekspektasi penghasilan tahun depan.
#optimisme-konsumen #survei-konsumen-bi #indeks-keyakinan-konsumen #kondisi-ekonomi-malang #indeks-kondisi-ekonomi #ketersediaan-lapangan-kerja #indeks-penghasilan #pembelian-durable-goods #ekspektasi