Purbaya Sebut Bencana di Sumatra Bakal Berdampak ke Target Ekonomi Akhir 2025

Purbaya Sebut Bencana di Sumatra Bakal Berdampak ke Target Ekonomi Akhir 2025

Bencana di Sumatra berdampak pada target ekonomi 2025, namun pertumbuhan diprediksi tetap di atas 5,5%. Pemerintah siap tangani dengan anggaran BNPB.

(Bisnis.Com) 04/12/25 18:59 61223

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bencana banjir dan longsor di Sumatra akan berdampak kepada target pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2025, yang sebelumnya diperkirakan optimistis hingga 5,7% (yoy).

Sebagaimana diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa korban akibat bencana tersebut mencapai 776 orang korban jiwa, 564 orang hilang serta 2.600 luka-luka. Data tersebut yang terekam per pagi ini pukul 09.22 WIB, Kamis (4/12/2025).

Kerusakan infrastruktur juga meliputi 27 jembatan, 19 rumah ibadah, 1 fasilitas kesehatan serta 2.400 rumah di Sumatra Utara. Kemudian, di Sumatra Barat, terdapat kerusakan 64 jembatan, 65 rumah ibadah, 8 fasilitas kesehatan, 1 kantor, 84 fasilitas pendidikan dan 2.800 rumah.

Adapun kerusakan infrastuktur di Aceh meliputi 204 jembatan, 75 fasilitas pendidikan, 99 kantor, 48 rumah ibadah, dan 5.200 rumah.

"[Bencana di Sumatra] akan berdampak tetapi tidak sampai memperlambat terlalu signifikan, apalagi nanti kalau kalau ada perbaikan-perbaikan fasilitas bangunan dan lain-lain itu akan mendorong ekonomi sedikit," terangnya kepada wartawan sat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Purbaya tidak menutup kemungkinan target pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2025 masih bisa mencapai 5,6% sampai dengan 5,7% sebagaimana yang disampaikan sebelumnya. Dia pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi dengan adanya bencana yang dipicu fenomena siklon tropis senyar itu masih bisa di atas 5,5%. "Saya pikir sih masih akan di atas 5,5%," ujar pria yang dulunya menjabat Deputi di Kemenko Maritim dan Investasi itu.

Berkaitan dengan kesiapan APBN dalam kondisi tanggap darurat ini, Purbaya menyebut Kemenkeu masih menunggu BNPB mengajukan tambahan anggaran apabila diperlukan. Dia menyebut lembaga itu masih memiliki anggaran sekitar Rp500 miliar.

Untuk diketahui, anggaran BNPB pada APBN 2025 tercatat sekitar Rp2 triliun. Dia menyebut pemerintah melalui BNPB memiliki anggaran cadangan untuk penanggulangan bencana.

"Kami sediakan nanti kalau diperlukan lebih banyak dari itu. [Dari] cadangan bencana punya BNPB. Jadi aman," pungkasnya.

Adapun Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyebut pemerintah berfokus pada penyelamatan masyarakat, evakuasi, layanan logistik, pengungsian, serta kesehatan pada saat kondisi bencana.

"Ini dibiayai negara melalui BNPB dengan skema Dana Siap Pakai. BNPB membelanjakan Dana Siap Pakai ini sesuai kebutuhan masyarakat terdampak selama Tanggap Darurat," jelasnya kepada Bisnis, Senin (1/12/2025).

#bencana-sumatra #pertumbuhan-ekonomi #dampak-bencana #target-ekonomi-2025 #banjir-longsor-sumatra #korban-bencana-sumatra #infrastruktur-rusak-sumatra #ekonomi-kuartal-iv-2025 #siklon-tropis-senyar #a

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251204/9/1934315/purbaya-sebut-bencana-di-sumatra-bakal-berdampak-ke-target-ekonomi-akhir-2025