Pembiayaan Baru di Bali-Nusra Capai Rp1,7 Triliun, Adira Finance (ADMF) Siapkan Strategi Baru

Pembiayaan Baru di Bali-Nusra Capai Rp1,7 Triliun, Adira Finance (ADMF) Siapkan Strategi Baru

Adira Finance capai pembiayaan Rp1,7 triliun di Bali-Nusra hingga September 2025, dengan strategi baru dan peresmian Grha Adira untuk tingkatkan layanan.

(Bisnis.Com) 03/12/25 16:28 59554

Bisnis.com, JAKARTA — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance mengungkapkan wilayah Bali-Nusa Tenggara menunjukkan kinerja positif meski kondisi ekonomi nasional masih menantang.

Hingga September 2025, pembiayaan baru Adira Finance di wilayah Bali-Nusa Tenggara mencapai Rp1,7 triliun atau tumbuh 5% (year on year/YoY). Sementara itu, kontribusi terhadap total pembiayaan baru perusahaan mencapai 6%.Adapun, di wilayah tersebut segmen otomotif masih memberikan kontribusi yang besar yakni 81%, sedangkan non-otomotif sebesar 19%.

Perusahaan yang didirikan pada 1990 ini menegaskan capaian tersebut tidak lepas dari kualitas pelayanan dan kapabilitas SDM yang menjadi fokus perusahaan dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Customer centricity bagi kami berarti menghadirkan layanan yang relevan, mudah diakses, dan konsisten di seluruh titik kontak,” kata Direktur SDM & Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi dalam keterangan resmi, dikutip pada Rabu (3/12/2025).

Supaya terus bisa memperkuat potensi pertumbuhan yang tinggi di BNT, Adira Finance hari ini meresmikan Grha Adira yang berlokasi di Mahendradatta No.137, Padangsambian, Denpasar Barat, Bali. Gedung ini akan menjadi kantor area yang memegang peran strategis dalam koordinasi operasional wilayah BNT.

Swandajani mengatakan Grha Adira di Bali ini menunjukkan bahwa Adira Finance ingin memastikan setiap nasabah di wilayah Bali—Nusa Tenggara mendapatkan pengalaman yang terbaik dari perusahaan.

“Dengan adanya Grha Adira, kami memperkuat kualitas eksekusi pelayanan sekaligus meningkatkan kapabilitas karyawan melalui pengembangan yang lebih terstruktur,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila mengatakan peresmian Grha Adira menjadi langkah penting bagi penguatan strategi perusahaan di wilayah BNT.

“Kehadiran kantor area ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memperkuat ekosistem layanan, meningkatkan kualitas operasional, serta memperluas jangkauan pembiayaan di wilayah dengan potensi pertumbuhan yang besar seperti BNT,” tuturnya.

Adira Finance menekankan bahwa peresmian gedung juga termasuk dalam momentum penting setelah dua langkah strategis perusahaan, yakni penggabungan Mandala Finance ke dalam Adira Finance yang efektif berlaku 1 Oktober 2025 serta penyelesaian pengalihan portofolio Arthaasia Finance (AAF) pada 7 November 2025.

Direktur Keuangan Adira Finance Sylvanus Gani Mendrofa menyampaikan kedua langkah perusahaan itu memperluas skala bisnis dan meningkatkan volume layanan yang dikelola perusahaan di berbagai wilayah, termasuk Bali–Nusa Tenggara.

“Dengan bertambahnya jaringan dan portofolio, struktur operasional yang kuat menjadi semakin penting. Kehadiran Grha Adira memastikan bahwa integrasi tersebut didukung oleh koordinasi wilayah yang lebih solid, proses yang lebih terstandar, dan kesiapan operasional yang mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut,” beber Gani.

Sebagai informasi, penguatan struktur wilayah ini selaras dengan strategi ekspansi Adira Finance, yang hingga Oktober 2025 memiliki total 851 jaringan usaha, di mana 36 jaringan usaha atau sebanyak 4% berada di wilayah Bali-Nusa Tenggara.

#adira-finance #pembiayaan-bali-nusra #strategi-adira-finance #grha-adira-bali #pembiayaan-otomotif-bali #pembiayaan-non-otomotif-bali #pertumbuhan-pembiayaan-bali #adira-finance-bali #kantor-adira-fin

https://finansial.bisnis.com/read/20251203/89/1933650/pembiayaan-baru-di-bali-nusra-capai-rp17-triliun-adira-finance-admf-siapkan-strategi-baru