Peluang Hanya 10%, Pendaftar Magang Fresh Graduate Tembus 200.000!

Peluang Hanya 10%, Pendaftar Magang Fresh Graduate Tembus 200.000!

Pendaftar magang fresh graduate capai 200 ribu, peluang diterima hanya 10%. Pemerintah tambah kuota jadi 100 ribu. Program dimulai 20 Oktober 2025.

(Bisnis.Com) 16/10/25 14:08 5558

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pendaftar program magang bagi lulusan baru perguruan tinggi alias fresh graduate sudah lebih dari 200 ribu.

Adapun, pada tahap pertama, pemerintah hanya memberi kuota program magang fresh graduate untuk 20 ribu orang. Artinya, jika pendaftarnya mencapai 200 ribu dengan kuota hanya 20 ribu maka rata-rata peluang diterima hanya mencapai 10%.

"Kami lihat yang mendaftar juga sudah besar, sudah lebih dari 200 ribu, dan jumlah perusahaan yang berpartisipasi untuk demand side [sisi permintaan] itu sebesar 1.600 perusahaan," ungkap Airlangga dalam acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Politisi Partai Golkar itu mengungkapkan pemerintah akan menambahkan kuota program magang fresh graduate pada tahap kedua sebesar 80 ribu pada November 2025.

"Jadi tahun ini kita akan siapkan untuk 100 ribu [kuota program magang fresh graduate]," jelas Airlangga.

Adapun, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menutup pendaftaran program magang fresh graduate tahap I pada 15 Oktober 2025. Hanya saja, data pendaftar milik Kemnaker berbeda dengan Airlangga.

Berdasarkan data Kemnaker, ada 156.159 orang yang telah mendaftar sebagai calon peserta magang. Sementara itu, ada 1.668 perusahaan berpartisipasi sebagai penyelenggara pemagangan.

“Sejak program magang ini dibuka, animo dari masyarakat dan dunia usaha sangat luar biasa. Hal ini menunjukkan bahwa program pemagangan semakin dipercaya sebagai sarana efektif untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan berpengalaman,” ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025).

Afriansyah mengatakan bahwa program tersebut melibatkan beragam sektor strategis, antara lain makanan dan minuman, industri kreatif dan digital, komunikasi dan informasi, sektor publik, manufaktur, pariwisata, logistik dan transportasi, pertanian, hingga jasa lainnya.

“Keberagaman sektor ini memperlihatkan bahwa dunia industri semakin terbuka terhadap konsep pemagangan sebagai sarana pembelajaran berbasis pengalaman kerja nyata,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menjelaskan bahwa program magang fresh graduate tahap I dilaksanakan melalui beberapa tahapan.

Pendaftaran perusahaan dan usulan program magang berlangsung pada 1–14 Oktober 2025, pendaftaran peserta pada 7–15 Oktober 2025, seleksi, pengumuman peserta pada 16–18 Oktober 2025, dan pelaksanaan magang dijadwalkan mulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.

Selama enam bulan masa pemagangan, peserta akan memperoleh uang saku setara upah minimum yang dibayarkan oleh pemerintah melalui bank-bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI).

“Selain uang saku, peserta magang juga akan memperoleh Jaminan Sosial Ketenagakerjaan [Jamsostek] yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja [JKK] dan Jaminan Kematian [JKM], pendampingan mentor dari perusahaan tempat magang, serta sertifikat bagi peserta yang menyelesaikan program secara penuh,” tutup Cris.

#program-magang #fresh-graduate #pendaftar-magang #kuota-magang #peluang-diterima-magang #perusahaan-pemagangan #sektor-strategis-magang #program-pemagangan #tenaga-kerja-terampil #pengalaman-kerja-nya

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251016/9/1920860/peluang-hanya-10-pendaftar-magang-fresh-graduate-tembus-200000