Korban Meninggal Dunia Bencana Alam Sumbar Bertambah jadi 25 Orang

Korban Meninggal Dunia Bencana Alam Sumbar Bertambah jadi 25 Orang

Banjir bandang di Sumbar menewaskan 25 orang, 11 hilang, dan 4 terluka

(Bisnis.Com) 28/11/25 19:35 54248

Bisnis.com, PADANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Barat melaporkan korban meninggal dunia akibat banjir bandang di wilayah tersebut bertambah 25 orang per Jumat siang (28/11/2025) setelah tim gabungan di lapangan melakukan pencarian di timbunan material.

Juru Bicara BPBD Provinsi Sumbar Ilham Wahab mengatakan dari 14 kabupaten dan kota di Sumbar yang merasakan dampak bencana hidrometeorologi ini, data sementara waktu menunjukkan 25 korban meninggal dunia, 11 orang masih dicari dan 4 orang korban lainnya dapat diselamatkan dalam keadaan luka-luka.

“Kabupaten Agam menjadi daerah yang banyak ditemukan korban meninggal dunia yakni 13 orang. Di sana masih ada 10 orang lagi yang masih dicari, dan 2 orang lainnya ditemukan dalam kondisi mengalami luka,” katanya, Jumat (28/11/2025).

Selain di Agam, korban meninggal dunia juga terdapat di Kota Padang sebanyak 5 orang, dan di Padang Panjang 6 meninggal dunia, serta di Kabupaten Pasaman Barat 1 orang juga dilaporkan meninggal dunia.

Ilham menyampaikan kondisi bencana alam yang terjadi sepanjang sepekan ini memang terlihat berbeda dan dampaknya terlihat buruk, karena ada banjir bandang yang terjadi di titik yang sama, seperti halnya di Batu Busuak, Kota Padang, yang terjadi malam kemarin itu.

Kemudian terdapat banjir susulan yang membentuk aliran sungai baru, sehingga sungai di Batu Busuak terlihat memiliki dua aliran sungai.

“Kondisi yang seperti ini menjadi salah satu kendala dalam melakukan penanganan di lapangan. Bahkan dilakukan pemindahan posko bencana hanya dalam satu hari saja. Cara ini kami lakukan untuk memastikan kondisi posko tidak dilanda bencana banjir,” sebutnya.

Ilham menambahkan bahwa saat ini tim di lapangan juga berupaya untuk mendistribusikan bantuan ke posko bencana di sejumlah kabupaten dan kota. Bantuan-bantuan yang dari berbagai pihak ini dikumpulkan di titik penghimpunan bantuan yang berpusat di kantor BPBD Provinsi Sumbar.

Ilham menjelaskan dalam melakukan penanganan ini, BPBD dibantu oleh personel 1.000 personel TNI dan 1.000 dari Polri. Tim penanganan juga tersebar di 14 kabupaten dan kota yang terdampak bencana banjir.

“Untuk bantuan ke warga terdampak bencana alam ini juga telah ada bantuan dari Presiden Prabowo, semoga makin banyaknya bantuan yang ada, bisa membantu masyarakat terdampak secara merata di seluruh posko,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade yang juga legislator asal Sumbar menyebutkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto mengerahkan 4 pesawat yang terdiri atas 3 pesawat hercules dan 1 pesawat airbus guna menyalurkan bantuan untuk bencana alam di Provinsi Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Bantuan tersebut telah diterima oleh Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan nantinya akan disalurkan ke daerah-daerah yang terdampak bencana.

“Bantuan dari Presiden Prabowo ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap bencana alam yang terjadi di wilayah Sumbar, termasuk Sumut, dan juga Aceh, karena di tiga daerah ini dampak bencana yang dirasakan masyarakat sangat besar, ada korban jiwa hingga rumah rusak parah,” katanya di Padang.

Andre berharap bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Dia juga berharap bantuan tersebut diterima oleh masyarakat yang terdampak.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan menghindari aktivitas di sepanjang daerah aliran sungai.

#banjir-bandang-sumbar #korban-meninggal-bencana #bencana-alam-sumatra-barat #bpbd-sumbar #bantuan-bencana-prabowo #banjir-bandang-padang #korban-banjir-agam #banjir-susulan-batu-busuak #posko-bencana

https://sumatra.bisnis.com/read/20251128/533/1932612/korban-meninggal-dunia-bencana-alam-sumbar-bertambah-jadi-25-orang