Prabowo Perintahkan Respons Cepat Bantuan Udara Aceh, Sumut dan Sumbar
Prabowo perintahkan percepatan bantuan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dengan pengiriman logistik via pesawat TNI dan sipil, termasuk tenda, perahu, dan genset.
(Bisnis.Com) 28/11/25 13:00 53697
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan untuk terus mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan pengiriman sejumlah bantuan logistik menggunakan pesawat TNI maupun pesawat sipil.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menekankan bahwa berbagai kebutuhan mendesak seperti tenda, perahu karet, genset, perangkat sinyal komunikasi, hingga makanan siap saji diprioritaskan untuk menjangkau korban di wilayah terdalam.
Menurutnya, sejak hari pertama bencana pada 25 November, Presiden Ke-8 RI itu telah memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat.
“Beberapa hari lalu sampai hari ini bantuan terus menuju ke sana," kata Teddy.
Teddy menjelaskan bahwa pengiriman bantuan besar-besaran pada Jumat (28/11) merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Kepala negara.
Dia mengatakan empat pesawat telah diterbangkan sejak pukul 07.30 WIB.
“Telah diberangkatkan empat pesawat atas instruksi langsung Bapak Presiden (Prabowo Subianto) tadi malam kepada seluruh jajaran. Tiga pesawat Hercules, kemudian satu pesawat A400 yang awal bulan ini tiba di tanah air untuk terbang ke tiga provinsi terdampak bencana," ujar Teddy.
Keempat pesawat tersebut dijadwalkan mendarat di tiga titik: Padang di Sumatera Barat, Bandara Silangit di Tapanuli, Sumatera Utara, serta Banda Aceh dan Lhokseumawe di Aceh Utara. Logistik seperti 150 unit tenda, 64 perahu karet, genset listrik, dan 100 perangkat komunikasi dikirimkan guna mempercepat pemulihan akses di wilayah-wilayah terdampak.
“Agar komunikasi bisa dimulai kembali,” tambahnya.
Sementara itu, dukungan kesehatan juga menjadi fokus. Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan TNI mengirimkan dokter, perawat, dan obat-obatan sebagai bagian dari tim medis yang dikerahkan ke lapangan.
“Yang penting semua bantuan segera terbang ke lokasi, sampai daerah terdalam,” kata Teddy.
Di sisi lain, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyoroti pentingnya peralatan untuk membuka akses di area yang terisolasi.
Pratikno menyebut alat komunikasi, perahu karet, dan genset sebagai unsur vital dalam tanggap darurat.
“Itu hal-hal yang sangat diperlukan supaya pekerjaan-pekerjaan tanggap darurat ini semakin efisien," ujar Pratikno di Lanud Halim Perdanakusuma.
Pratikno juga menambahkan bahwa tim Kementerian Pekerjaan Umum telah dikerahkan untuk mengatasi akses yang terputus akibat longsor.
“Jadi, kami fokus pada tanggap darurat,” katanya.
Sebelumnya, sesuai arahan Presiden, TNI telah menugaskan tiga pesawat Hercules serta satu pesawat Airbus A400 terbaru untuk mengangkut bantuan ke wilayah terdampak. Pesawat-pesawat tersebut membawa beragam logistik penting yang sangat dibutuhkan para korban.
#prabowo-bantuan-udara #prabowo-bencana-aceh #bantuan-logistik-tni #pesawat-hercules-bantuan #pesawat-a400-bantuan #bantuan-bencana-sumut #bantuan-bencana-sumbar #tenda-perahu-karet #genset-listrik-ben