Dekontaminasi Cesium-137 Berlanjut, Fasilitas Pabrik Kembali Beroperasi

Dekontaminasi Cesium-137 Berlanjut, Fasilitas Pabrik Kembali Beroperasi

Dekontaminasi Cesium-137 di Cikande, Banten, terus berlanjut. Lima dari 12 titik zona merah dinyatakan aman. Fasilitas pabrik kembali beroperasi.

(Bisnis.Com) 27/11/25 15:30 52521

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan upaya mitigasi dan dekontaminasi cemaran zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di kawasan Cikande, Serang, Banten, terus berlanjut dan dilakukan secara intensif.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menambahkan bahwa penanganan dekontaminasi menunjukkan kemajuan signifikan. Dia menyebutkan fasilitas pabrik yang terkontaminasi telah selesai didekontaminasi dan kembali beroperasi.

Sementara itu, dari 12 lokasi titik zona merah, Kementerian Lingkungan Hidup menyebutkan lima titik telah dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kemudian empat titik sedang dalam tahap penyemenan dengan beton K-350 dan dua titik dalam tahap finalisasi pengupasan (stripping) untuk persiapan penyemenan.

Terakhir, satu titik di belakang Pabrik PT VP sedang dipersiapkan untuk containment dengan pemagaran demi keselamatan masyarakat.

Hingga kini, material terkontaminasi Cs-137 yang berhasil dipindahkan mencapai 1.116,6 ton. Material itu kini ditempatkan di Interim Storage PT PMT.

“Seluruh proses dekontaminasi ditargetkan selesai akhir November,” kata Hanif, dikutip dari siaran pers, Kamis (27/11/2025).

Berkaitan dengan dekontaminasi Cesium-137 di Lampung Selatan, Direktur Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten, Yudi Pramono menyampaikan bahwa lokasi terdeteksi paparan di Pemakaman Jl Marga Dantaran No.11, Penengahan, Kecamatan Penengahan, telah ditangani dengan penyemenan. Paparan Cs-137 di tiga lokasi yang disemen turun hingga di bawah 0,5 uSv/jam dan dinyatakan aman.

“Untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat, kami akan terus melakukan monitoring pada lokasi tersebut,” ujar Yudi Pramono.

Pemerintah sendiri kembali melakukan pemusnahan terhadap udang re-impor milik PT Bahari Makmur Sejati dengan volume 494 karton.

Produk tersebut telah diperiksa oleh Bapeten dan dinyatakan tidak layak diedarkan berdasarkan parameter laju dosis radiasi menurut standar badan keamanan pangan dan obat-obatan Amerika Serikat, US Food and Drug Administration (FDA).

Meski hasil pengujian basah menunjukkan kandungan Cs-137 di bawah 100 Bq/kg yang merupakan batas clearance yang dapat dilepas ke lingkungan, pemerintah tetap menetapkan produk tersebut sebagai limbah B3 nonradioaktif agar penanganan dilakukan secara maksimal dan menghilangkan seluruh potensi risiko.

#cesium-137-dekontaminasi #dekontaminasi-cesium-137 #fasilitas-pabrik-beroperasi #cesium-137-cikande #cesium-137-serang #cesium-137-banten #zona-merah-cesium-137 #bapeten-cesium-137 #brin-cesium-137 #p

https://hijau.bisnis.com/read/20251127/651/1932247/dekontaminasi-cesium-137-berlanjut-fasilitas-pabrik-kembali-beroperasi