Arkora Hydro (ARKO) Ungkap 'Harta Karun' untuk 30 Tahun ke Depan
PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO) mengamankan kontrak jangka panjang dengan PLN hingga 30 tahun, meningkatkan pendapatan dan kapasitas produksi energi bersih.
(Bisnis.Com) 25/11/25 13:24 49545
Bisnis.com, JAKARTA – PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO) membukukan kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Emiten energi bersih terafiliasi Grup Astra ini mengungkap, kontrak jangka panjang dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjadi strategi kunci dalam memastikan pundi-pundi pendapatan perusahaan stabil.
Direktur Utama ARKO Aldo Artoko mengatakan tiga proyek perseroan yang sudah beroperasi yakni pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Cikopo di Garut, Jawa Barat, PLTA Tomasa dan PLTA Yaentu di Poso Sulawesi Tengah telah menjalin kontrak dengan PLN selama 15 hingga 25 tahun.
Bahkan, dalam kontrak terbaru yang dijalin perseroan pada 10 September 2025 melalui anak usaha PT Nosu Hydro dengan PLN, perseroan mengantongi perjanjian jual beli tenaga listrik (power purchase agreement/PPA) untuk PLTA Pongbembe di Sulawesi Selatan selama 30 tahun terhitung sejak commercial operating date (COD).
"Jadi bukan tiap tahun kita harus pusing mencari source of revenue, tapi sekali kita menandatangani satu kontrak, kontrak tersebut akan berlangsung selama 30 tahun, sehingga cash flow untuk investor dan shareholders kita sudah terjamin selama 30 tahun ke depan untuk satu kontrak tersebut," ujar Aldo dalam online publix expose, Selasa (25/11/2025).
Adapun, PLTA Pongbembe saat ini masuk dalam pipeline proyek perseroan. Konstruksi proyek ini dimulai November 2025 dan ditargetkan akan mulai COD 4-5 tahun sejak proyek konstruksi berjalan atau sekitar 2029-2030. Proyek ini memiliki kapasitas 20 megawatt (MW).
Proyek lain yang masuk dalam pipeline ARKO adalah PLTA Kukusan II yang terletak di Lampung. Konstruksi proyek ini telah mencapai 96,1% dengan target COD kuartal IV 2025. Proyek berkapasitas 5,4 MW ini memiliki periode kontrak selama 25 tahun.
Proyek kedua yang dalam tahap konstruksi adalah PLTA Tomoni di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Konstruksi pembangunan PLTA ini telah mencapai 52,7% dengan target COD pada semester I 2026. Proyek berkapasitas 10 MW ini telah mengantongi kontrak PPA dengan PLN selama 25 tahun.
Dengan tambahan proyek Kukusan II dan Tomoni yang ditargetkan beroperasi komersil sebelum 2030, manajemen menghitung kapasitas produksi dari pembangkit listrik energi bersih ARKO akan meningkat menjadi 257 gigawatt hour (GWh) pada 2027.
Aldo melanjutkan, selain pembeli yang sudah terjamin dalam jangka panjang, faktor lain yang menguntungkan bagi prospek perseroan adalah biaya konstruksi yang cenderung lebih kompetitif.
"Kita bisa membangun proyek-proyek kita di bawah standar industri, kita mempunyai ongkos pembangunan sekitar US$1,8 sampai US$2,1 juta per megawatt yang tergolong di bawah standar industri," tegasnya.
Adapun, menilik kinerja keuangan ARKO dalam periode Januari-September 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp247,43 miliar atau tumbuh 61,18% secara year on year (YoY).
Sementara itu, beban pokok pendapatan turut meningkat 84,34% YoY menjadi Rp158,13 miliar. Dari beban pokok ini, beban konstruksi berkontribusi sebesar 85,41%, atau senilai Rp135,06 miliar, tumbuh 93% YoY.
Dari sisi bottom line, AKRO membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih mencapai Rp47,68 miliar, atau meningkat 17,57% YoY.
Sementara di lantai bursa, harga saham ARKO dalam sesi I perdagangan hari ini melompat 12,05% ke Rp3.720. Level harga ini mencerminkan lesatan 85,05% dalam sepekan terakhir, atau menguat 158,33% dalam tiga bulan terakhir. Saat ini, Bursa Efek memberikan notifikasi unusual market activity (UMA) pada saham ARKO.
____
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#arkora-hydro #arko-saham #energi-bersih #plta-cikopo #plta-tomasa #plta-yaentu #plta-pongbembe #plta-kukusan-ii #plta-tomoni #kontrak-pln #power-purchase-agreement #kapasitas-produksi-arko #proyek-ene