Trump Bubarkan Kementerian DOGE yang Pernah Dipimpin Elon Musk

Trump Bubarkan Kementerian DOGE yang Pernah Dipimpin Elon Musk

Trump membubarkan Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) yang dipimpin Elon Musk, menandai akhir inisiatif pemangkasan birokrasi tanpa penghematan signifikan.

(Bisnis.Com) 25/11/25 09:44 49085

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi membubarkan Departemen Efisiensi Pemerintahan atau Department of Government Efficiency (DOGE) delapan bulan sebelum mandatnya berakhir.

Pembubaran tersebut menandai berakhirnya inisiatif yang sebelumnya digadang-gadang sebagai simbol komitmen Trump untuk memangkas ukuran birokrasi federal, tetapi dinilai para pengkritik gagal menghasilkan penghematan signifikan.

“Unit itu sudah tidak ada,” ujar Direktur Office of Personnel Management (OPM) Scott Kupor awal bulan ini ketika ditanya soal status DOGE, dikutip dari Reuters, Senin (24/11/2025).

Kupor menambahkan DOGE tidak lagi menjadi entitas terpusat. Hal ini menjadi pernyataan publik pertama dari pemerintahan Trump mengenai berakhirnya lembaga tersebut.

DOGE dibentuk pada Januari 2025 dan sempat melakukan manuver besar pada awal masa jabatan kedua Trump, termasuk mempercepat pemangkasan berbagai lembaga federal, memotong anggaran, dan mengalihkan prioritas kerja sesuai agenda Trump.

Menurut Kupor dan dokumen yang ditinjau Reuters, OPM—kantor kepegawaian pemerintah federal—kini mengambil alih sebagian besar fungsi DOGE.

Setidaknya dua pegawai senior DOGE kini bergabung dengan National Design Studio, lembaga baru yang dibentuk melalui perintah eksekutif Trump pada Agustus dan dipimpin oleh Joe Gebbia, salah satu pendiri Airbnb. Trump menugaskan Gebbia untuk mempercantik tampilan situs web pemerintah.

Gebbia sebelumnya menjadi bagian dari tim DOGE yang dipimpin miliarder Elon Musk, sementara pegawai DOGE lainnya, Edward Coristine—dikenal dengan julukan “Big Balls”—mengajak para pengikutnya di platform X untuk melamar bergabung.

Hilangnya DOGE secara perlahan ini kontras dengan upaya publik besar-besaran pemerintah untuk mempromosikannya selama beberapa bulan terakhir. Trump, para penasihat, dan para menteri kerap memamerkan aktivitas DOGE di media sosial.

Musk, yang memimpin DOGE pada awalnya, bahkan beberapa kali mengunggah aksinya menggunakan gergaji mesin untuk melambangkan pemangkasan birokrasi.

“Ini gergaji untuk memangkas birokrasi,” ujar Musk sambil mengangkat alat tersebut dalam sebuah acara politik konservatif pada Februari lalu.

DOGE mengklaim telah menghemat puluhan miliar dolar pengeluaran pemerintah. Namun, klaim itu sulit diverifikasi karena tidak ada laporan akuntabilitas publik yang detail atas kinerjanya.

“Presiden Trump mendapatkan mandat jelas untuk mengurangi pemborosan, kecurangan, dan penyalahgunaan dalam pemerintahan federal, dan ia terus menjalankan komitmen itu,” kata Juru Bicara Gedung Putih Liz Huston melalui email.

Sinyal Pembubaran DOGE Sudah Terlihat

Meski pemerintah belum pernah secara terbuka mengumumkan berakhirnya DOGE—bahkan setelah perseteruan publik antara Trump dan Musk pada Mei lalu—indikasi kuat mengenai penghentiannya sudah terlihat sejak musim panas.

Trump kerap berbicara mengenai DOGE dalam konteks lampau, sementara Administrator DOGE Amy Gleason secara resmi ditugaskan menjadi penasihat Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert Kennedy sejak Maret. Aktivitas publik Gleason pun lebih banyak berfokus pada perannya di Kementerian Kesehatan.

Sejumlah negara bagian yang dipimpin Partai Republik, termasuk Idaho dan Florida, kini juga membentuk lembaga serupa di tingkat lokal.

Kupor menambahkan bahwa pembekuan perekrutan pegawai pemerintah, salah satu kebijakan khas DOGE, juga telah berakhir. Pada hari pertamanya menjabat, Trump melarang lembaga federal merekrut pegawai baru kecuali posisi yang dianggap penting untuk penegakan hukum imigrasi dan keamanan publik.

Dia kemudian meminta agar setiap perekrutan tambahan harus mendapat persetujuan DOGE dan membatasi rekrutmen maksimal satu pegawai untuk setiap empat yang keluar.

“Sekarang tidak ada lagi target pengurangan pegawai,” ujar Kupor.

Pegawai DOGE Isi Peran Baru

Sejumlah staf DOGE telah mengisi posisi lain di dalam pemerintahan. Gebbia, misalnya, kini memimpin upaya perombakan desain situs web pemerintah. Studio desain yang dia pimpin telah meluncurkan situs rekrutmen petugas keamanan untuk Washington, D.C., serta laman promosi program penurunan harga obat Trump.

Zachary Terrell, anggota tim DOGE yang sebelumnya mendapat akses ke sistem kesehatan pemerintah, kini menjabat Chief Technology Officer di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS). Rachel Riley, yang memiliki akses serupa, kini menjadi kepala Office of Naval Research.

Sementara itu, Jeremy Lewin—yang membantu Musk dan pemerintahan Trump membongkar badan bantuan luar negeri USAID—kini memimpin urusan bantuan luar negeri di Departemen Luar Negeri.

Musk sebelumnya mengatakan bahwa ia memiliki mandat untuk menghapus gunung regulasi pemerintah dan menjadikan penghapusan regulasi serta reformasi birokrasi menggunakan AI sebagai inti program DOGE, selain pengurangan pegawai pemerintah.

Upaya deregulasi tetap berlanjut. Kantor anggaran Gedung Putih menugaskan Scott Langmack—perwakilan DOGE di Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan—untuk mengembangkan aplikasi AI khusus guna meninjau regulasi AS dan menentukan aturan mana yang harus dihapus.

Musk sendiri kembali terlihat di Washington. Pada pekan ini, ia menghadiri jamuan makan malam Gedung Putih untuk Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

#trump-bubarkan-doge #elon-musk-doge #pembubaran-doge #doge-departemen #doge-efisiensi #trump-birokrasi #doge-pemerintah #doge-elon-musk #doge-federal #doge-penghematan #doge-pegawai #doge-regulasi #do

https://kabar24.bisnis.com/read/20251125/19/1931420/trump-bubarkan-kementerian-doge-yang-pernah-dipimpin-elon-musk