KTT G20 Afsel 2025 Resmi Ditutup, Presidensi Dilanjutkan Tanpa Perwakilan dari AS

KTT G20 Afsel 2025 Resmi Ditutup, Presidensi Dilanjutkan Tanpa Perwakilan dari AS

KTT G20 2025 di Afrika Selatan ditutup tanpa kehadiran AS, meski AS akan menjadi presiden berikutnya. Ketegangan diplomatik mempengaruhi serah terima.

(Bisnis.Com) 24/11/25 07:00 47573

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Afrika SelatanCyril Ramaphosa resmi mengakhiri masa kepemimpinan negaranya di kelompok G20.

Ramaphosa menyoroti sejumlah inisiatif terkait iklim, termasuk penanganan bencana alam, transisi energi, serta dukungan bagi negara berkembang. Dia juga menegaskan pentingnya membangun kemitraan lebih kuat dengan Afrika pada abad ke-21.

KTT Pemimpin G20 selama dua hari itu berakhir pada 23 November di Johannesburg, Afrika Selatan.

“Dengan ini saya nyatakan palu sidang G20 secara resmi menutup KTT ini dan berpindah kepada presiden G20 berikutnya, yakni Amerika Serikat,” ujarnya dalam pidato penutupan dikutip dari Antara, Senin (24/11/2025).

Sementara itu, Afrika Selatan akan menyerahkan keketuaan G20 kepada Amerika Serikat (AS) pada tingkat yang dianggap tepat, kata Menteri Luar Negeri Ronald Lamola, Sabtu, di tengah ketegangan diplomatik kedua negara.

Hubungan Pretoria-Washington memanas setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan tidak menghadiri KTT Pemimpin G20 di Johannesburg pada 22–23 November 2025.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa sebelumnya menyatakan kemungkinan perubahan sikap dari AS, namun pernyataan itu dibantah Gedung Putih.

KTT G20 resmi dimulai Sabtu tanpa perwakilan AS, meski negara itu merupakan penerus presidensi G20, dan biasanya disertai seremoni serah terima.

Lamola mengatakan dalam konferensi pers bahwa AS ingin proses serah terima dilakukan melalui chargé d’affaires di Kedutaan Besar AS di Pretoria.

Dia menegaskan Kementerian Hubungan Internasional dan Kerja Sama (DIRCO) ingin membedakan antara serah terima dan pembahasan KTT yang melibatkan banyak pemimpin dan pejabat resmi.

Serah terima idealnya dilakukan oleh kepala negara atau menteri yang ditunjuk langsung Presiden AS, kata Lamola.

“Karena mereka menugaskan seorang chargé, DIRCO menugaskan pejabat setingkat untuk melakukan serah terima di kantor mulai Senin,” ujarnya.

Lamola menambahkan bahwa prosedur ini tidak akan merusak hubungan kedua negara karena dilakukan pada tingkat yang semestinya.

“Kami akan memastikan penghormatan setara, dengan pejabat setingkat chargé yang melakukan serah terima,” katanya.

Dia menegaskan Presiden Afrika Selatan tidak dapat menyerahkan keketuaan kepada seorang chargé d’affaires di hadapan kepala negara lain.

Awal bulan ini, Trump mengumumkan tidak mengirim pejabat ke Johannesburg karena menuding Afrika Selatan melanggar hak asasi Afrikaner kulit putih, tuduhan yang berulang kali dibantah Pretoria.

Hubungan Washington-Pretoria saat ini berada pada titik terendah karena perbedaan kebijakan luar negeri dan domestik.

#g20-afrika-selatan #ktt-g20-2025 #presidensi-g20 #cyril-ramaphosa #transisi-energi-g20 #hubungan-afrika-selatan-as #ktt-johannesburg #serah-terima-g20 #donald-trump-g20 #diplomasi-afrika-selatan #kebi

https://kabar24.bisnis.com/read/20251124/19/1931044/ktt-g20-afsel-2025-resmi-ditutup-presidensi-dilanjutkan-tanpa-perwakilan-dari-as