Harga Minyak Mentah Turun saat AS Berupaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Harga Minyak Mentah Turun saat AS Berupaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Harga minyak dunia turun ketika AS berupaya akhiri perang Rusia-Ukraina, memicu potensi kenaikan ekspor minyak Rusia dan kekhawatiran kelebihan pasokan global.

(Bisnis.Com) 20/11/25 09:32 44130

Bisnis.com, JAKARTA — Harga minyak dunia terkoreksi setelah adanya laporan yang menyebut Amerika Serikat (AS) kembali mendorong upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina dan telah menyiapkan kerangka proposal untuk tujuan tersebut.

Melansir Reuters pada Kamis (20/11/2025), harga minyak berjangka Brent turun US$1,63 atau 2,5% ke level US$63,26 per barel. Sementara itu, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) melemah US$1,56 atau 2,6% menjadi US$59,18 per barel.

Menurut dua sumber Reuters, AS memberi sinyal kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bahwa Kyiv harus menerima kerangka penyelesaian perang yang disusun Washington. Rancangan tersebut mencakup penyerahan sebagian wilayah dan sejumlah persenjataan.

Analis menilai, berakhirnya perang Ukraina berpotensi membuka keran ekspor minyak Rusia lebih besar, sehingga menambah kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan global.

“Dengan jumlah minyak di lautan, penyimpanan terapung, dan yang terkena sanksi, harga kemungkinan akan turun ke kisaran US$50-an karena minyak Rusia yang disanksi pada akhirnya akan masuk ke pasar,” ujar analis energi TP ICAP Group, Scott Shelton.

Bulan lalu, AS menjatuhkan sanksi terhadap dua raksasa minyak Rusia, Rosneft dan Lukoil, dan menetapkan tenggat 21 November bagi perusahaan untuk menghentikan hubungan bisnis dengan keduanya.

Menurut Departemen Keuangan AS, sanksi tersebut telah menekan pendapatan minyak Rusia dan diperkirakan akan mengurangi volume penjualan negara itu dalam jangka panjang.

“Ada tekanan maksimal sekarang karena tenggat pada Jumat semakin dekat,” kata analis Rystad Energy Janiv Shah. Dia menambahkan bahwa penurunan premi risiko geopolitik akan membuat investor lebih fokus pada lemahnya fundamental pasar.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak membantah sanksi tersebut memengaruhi produksi minyak dan mengatakan bahwa Rusia akan memenuhi kuota produksi OPEC+ pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Namun demikian, penurunan harga minyak tertahan oleh laporan Administrasi Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu yang menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan, didorong oleh kenaikan aktivitas kilang dan ekspor.

#harga-minyak #minyak-dunia #harga-minyak-turun #minyak-mentah #minyak-brent #minyak-wti #perang-rusia-ukraina #ekspor-minyak-rusia #sanksi-minyak-rusia #produksi-minyak-rusia #opec #stok-minyak-menta

https://market.bisnis.com/read/20251120/94/1930223/harga-minyak-mentah-turun-saat-as-berupaya-akhiri-perang-rusia-ukraina