Bakal Tiba di Indonesia, Raja Yordania Dijadwalkan Temui Prabowo di Istana

Bakal Tiba di Indonesia, Raja Yordania Dijadwalkan Temui Prabowo di Istana

Raja Yordania Abdullah II akan bertemu Presiden Prabowo di Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral dan membahas isu strategis, termasuk advokasi Palestina.

(Bisnis.Com) 14/11/25 13:42 38504

Bisnis.com, JAKARTA – Raja Yordania Abdullah II dijadwalkan melakukan kunjungan ke Indonesia dan tiba pada hari ini, Jumat (14/11/2025) dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Yordania.

Kunjungan ini menjadi salah satu agenda diplomatik penting mengingat kedua negara memiliki hubungan historis yang kuat serta kepentingan bersama di berbagai isu kawasan dan global.

Meskipun agenda resmi belum dirinci secara lengkap, tetapi kunjungan Raja Abdullah II diperkirakan mencakup pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.

Menurut pantauan, dekorasi bernuansa Yordania dan Indonesia terlihat di sekitar Istana Negara. Umbul-umbul bendera Indonesia dan Yordania terpasang di sejumlah titik.

Bendera itu terpasang pada tiang-tiang di pinggir lapangan antara Istana Merdeka dan Istana Negara. Bendera Yordania dipasang bersebelahan dengan bendera Merah Putih.

Dijadwalkan tiba pukul 16.30 WIB. Pertemuan kedua pemimpin negara ini ditaksir akan membahas sejumlah isu strategis. Mengingat, Indonesia dan Yordania selama ini menjalin hubungan erat, khususnya dalam advokasi isu Palestina. Keduanya aktif menyerukan penghentian kekerasan di Gaza serta mendukung solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik yang berkepanjangan.

Nantinya, Raja Abdullah II dan Prabowo juga direncanakan makan malam bersama.

Persahabatan Dua Tokoh Negara

Hubungan emosional antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Yordania Abdullah II pun ternyata memiliki akar panjang yang bermula sejak zaman militer muda mereka di Amerika Serikat.

Kisah persahabatan ini mencerminkan kedekatan pribadi yang kemudian merambah ke ranah diplomasi dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Yordania.

Menurut keterangan Prabowo, pertemanan dengan Raja Abdullah II sudah terjalin sejak muda. Orang nomor satu di Indonesia itu pun tak menampik bahwa persahabatan itu masih terus terjalin saat dirinya saat ini berusia 73 tahun, dan Raja Abdullah II 63 tahun.

“Memang [kami] sahabat lama, waktu kami masih muda, sekarang masih berjiwa muda, tetapi kami bersahabat,” kata Prabowo di Pangkalan Udara Marka, Amman, Yordania, Senin (14/4/2025) sore waktu setempat.

Belum lagi, keduanya juga merupakan alumni sekolah ranger prestisius Angkatan Darat Amerika Serikat Fort Benning. Prabowo dan Abdullah II bertemu untuk pertama kali pada 4 Desember 1995 saat acara pelantikan Presiden Ke-8 RI itu sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Menariknya, pertemuan yang tak direncanakan itu justru menjadi titik awal persahabatan antara keduanya.

Hubungan personal antara Prabowo Subianto dan Raja Abdullah II memang terjalin sejak lama, termasuk pada masa ketika Prabowo meninggalkan Indonesia pada 1998 dan menetap sementara di Yordania. Ketika tiba di negara tersebut, Prabowo disambut secara terhormat oleh pihak kerajaan. Bahkan, Yordania sempat membuka peluang bagi Prabowo untuk memperoleh kewarganegaraan, namun Presiden Ke-8 RI itu tetap memilih mempertahankan statusnya sebagai warga negara Indonesia.

Kedekatan dua tokoh ini terus berlanjut hingga Prabowo memenangkan Pilpres dan kemudian menjabat sebagai Kepala negara pada 2024. Yordania bahkan termasuk salah satu negara yang dikunjungi Prabowo dalam perjalanan luar negerinya beberapa bulan sebelum resmi dilantik.

Pertemuan kembali dua sahabat lama itu terjadi pada Minggu (13/4/2025) di Amman. Raja Abdullah II langsung menjemput Prabowo di apron Pangkalan Udara Marka. Mereka terlihat menyambut satu sama lain dengan hangat, berjabat dan berbincang seolah mengulang kedekatan yang telah dibangun sejak lama.

Prosesi penyambutan resmi dilakukan melalui jajar pasukan yang disaksikan keduanya sebelum memeriksa barisan bersama-sama. Setelah rangkaian upacara di apron selesai, Raja Abdullah II mengajak Prabowo memasuki kendaraan yang sama, yang bahkan dikemudikan langsung oleh Raja Yordania itu sendiri.

Kunjungan Prabowo ke Amman bertujuan untuk mengadakan pertemuan bilateral dan pembicaraan empat mata dengan Raja Abdullah II. Pada agenda resmi di Istana Al Husseiniya, Senin siang, keduanya menyaksikan penandatanganan tiga nota kesepahaman serta satu perjanjian kerja sama di bidang pertahanan antara Indonesia dan Yordania.

Belum lagi, saat itu Yordania menjadi destinasi terakhir dalam rangkaian lawatan Prabowo ke kawasan Timur Tengah sejak 9 April. Setelah menuntaskan seluruh agenda, Prabowo dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Minggu. Sebelum tiba di Amman, Prabowo sebelumnya mengunjungi Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, dan Qatar.

Raja Abdullah II juga secara terbuka mengenang masa-masa mereka sebagai prajurit muda dalam sambutannya saat pertemuan bilateral di Istana Al Husseiniya, Amman.

“Anda dan saya memiliki persahabatan yang telah terjalin selama berpuluh-puluh tahun sejak kita masih menjadi prajurit muda, dan itu adalah sesuatu yang tidak pernah saya lupakan,” kata Abdullah II.

Kedekatan antara Prabowo Subianto dan Raja Abdullah II bukan sekadar aliansi diplomatik, melainkan persahabatan sejati yang teruji sejak masa muda. Hubungan itu, yang diawali dari pelatihan militer bersama di Fort Benning dan diperkuat saat masa pengasingan Prabowo di Yordania pada 1998, kini menjadi pondasi penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Yordania.

#raja-yordania #kunjungan-indonesia #prabowo-subianto #istana-kepresidenan #hubungan-bilateral #kerja-sama-strategis #isu-palestina #solusi-dua-negara #persahabatan-prabowo #abdullah-ii #hubungan-diplo

https://kabar24.bisnis.com/read/20251114/15/1928828/bakal-tiba-di-indonesia-raja-yordania-dijadwalkan-temui-prabowo-di-istana