Mendag: Business Matching UMKM Raup Transaksi Rp2,17 Triliun per Oktober 2025

Mendag: Business Matching UMKM Raup Transaksi Rp2,17 Triliun per Oktober 2025

Transaksi business matching UMKM Indonesia mencapai Rp2,17 triliun hingga Oktober 2025, didukung program UMKM Bisa Ekspor dan pendampingan ITPC di 33 negara.

(Bisnis.Com) 11/11/25 16:32 35339

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan bahwa transaksi penjajakan bisnis alias business matching UMKM Tanah Air mencapai US$130,17 juta atau setara dengan Rp2,17 triliun (kurs asumsi Rp16.694).

Budi menyebut bahwa hal ini menjadi bagian dari program UMKM Bisa Ekspor yang dijalankan Kemendag sejak awal tahun ini, yang melibatkan banyak UMKM pendatang baru.

“Jadi dari Januari sampai Oktober ini sudah ada transaksi US$130,17 juta. Mereka 70% belum pernah ekspor dan mereka tidak bertemu langsung dengan buyer, tetapi bisa terjadi transaksi,” kata Budi saat ditemui di acara Hari Ritel Nasional 2025 di Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, transaksi tersebut dapat terwujud karena pelaku UMKM didampingi perwakilan Indonesia di berbagai negara, yakni melalui Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) dan atase perdagangan di 33 negara.

Pendampingan itu disebut meningkatkan kepercayaan calon pembeli di luar negeri, seiring dengan kurasi yang dilakukan oleh pembina masing-masing UMKM.

Budi lantas menjelaskan bahwa UMKM turut berkontribusi besar dalam program Kemendag lainnya, seperti Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar UMKM tak berhenti memasarkan produk hanya di dalam negeri, tetapi juga merambah pasar mancanegara.

“Transaksi UMKM [di TEI 2025] kemarin itu US$474 juta, UMKM-nya saja. Kalau total keseluruhan transaksinya US$22,83 miliar, tetapi UMKM-nya segitu. Itu artinya bahwa UMKM kita memang produknya bagus, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga untuk ekspor,” ujar Budi.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Agustus 2025 mencapai US$24,96 miliar atau naik 5,78% dibandingkan dengan Agustus 2024 (year-on-year/YoY).

”Nilai ekspor tersebut terdiri atas ekspor migas sebesar US$1,07 miliar atau turun 10,88%. Sementara itu, nilai ekspor nonmigas naik 6,68% dengan nilai US$23,89 miliar,” ungkap Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/10/2025).

#business-matching-umkm #transaksi-umkm #umkm-ekspor #program-umkm #umkm-indonesia #umkm-pendatang-baru #indonesia-trade-promotion-center #atase-perdagangan #trade-expo-indonesia #tei-2025 #ekspor-nonm

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251111/12/1927933/mendag-business-matching-umkm-raup-transaksi-rp217-triliun-per-oktober-2025