Produksi Jagung Pipilan Kering Kaltim Melejit 275 Persen Pada 2025

Produksi Jagung Pipilan Kering Kaltim Melejit 275 Persen Pada 2025

Produksi jagung pipilan kering di Kaltim diproyeksikan melonjak 275% pada 2025, mencapai 14.850 ton, seiring ekspansi luas panen hingga 2.910 hektare.

(Bisnis.Com) 08/11/25 08:45 31944

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Yusniar Juliana memproyeksikan produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% di Kaltim mencapai 14.850 ton, atau melonjak drastis 275,51% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3.960 ton.

Kenaikan produksi jagung pipilan kering ini sejalan dengan ekspansi luas panen yang tidak kalah mengesankan.

Luas panen jagung pipilan diperkirakan mencapai 2.910 hektare, atau naik 216,21% dari 920 hektare pada 2024.

Dengan kata lain, area penanaman jagung bertambah hampir 3 kali lipat dalam setahun.

"Sementara itu, potensi panen pada Oktober hingga Desember diperkirakan mencapai 1,11 ribu hektare," kata Yusniar dalam keterangan resmi, Jumat (7/11/2025).

Menurut data Survei Kerangka Sampel Area (KSA) yang diamati hingga September 2025 menunjukkan bahwa realisasi panen sepanjang Januari sampai dengan September mencapai 1.800 hektare, naik signifikan 197,59% dari periode sama tahun lalu.

Yang menarik, puncak musim panen mengalami pergeseran temporal. Pada 2025, puncak panen terjadi pada Juni dengan luas 300 hektare, berbeda dengan 2024 yang mencapai puncaknya di Oktober.

Dalam konteks jenis panen, mayoritas produksi berasal dari jagung pipilan yang mencapai 54,41% dari total luas panen Januari hingga September 2025. Sisanya terbagi menjadi panen muda (40,75%) dan panen hijauan (4,84%).

Secara tidak langsung, komposisi tersebut menunjukkan orientasi produksi yang lebih fokus pada jagung untuk keperluan pangan dan pakan ternak.

Yusniar menyebutkan metodologi pengumpulan data menggunakan teknologi objektif berbasis aplikasi Android pada 21.979 sampel segmen lahan berukuran 1 hektare di seluruh Indonesia.

Setiap segmen diamati secara visual di 4 titik pengamatan, difoto, lalu dikirim ke server pusat untuk diolah.

Pendekatan ini, kata dia, merupakan hasil kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan BPS, guna memastikan objektivitas dan akurasi data.

Tak hanya itu, Yusniar mengungkapkan produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 28% (JPK-KA28%) juga diproyeksikan mencapai 20.090 ton, atau meningkat 275,51% dari 5.350 ton pada 2024.

Adapun, dia menuturkan konversi angka produksi ini menggunakan hasil Survei Konversi Jagung 2020 dengan faktor konversi 55,94% untuk JPK-KA14% dan 75,67% untuk JPK-KA28%.

#jagung-pipilan-kering #produksi-jagung-kaltim #produksi-jagung-2025 #luas-panen-jagung #jagung-pipilan-kaltim #produksi-jagung-meningkat #panen-jagung-kaltim #jagung-pipilan-14 #jagung-pipilan-28 #p

https://kalimantan.bisnis.com/read/20251108/408/1927169/produksi-jagung-pipilan-kering-kaltim-melejit-275-persen-pada-2025