Agrinas-Pertamina NRE menjajaki peluang pengembangan EBT

Agrinas-Pertamina NRE menjajaki peluang pengembangan EBT

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Pertamina New and Renewable Energy (NRE) untuk menjajaki berbagai peluang pengembangan ...

(Antara) 01/07/26 16:31 265282

Kerja sama ini menjadi langkah strategis Agrinas Palma Nusantara dalam mengoptimalkan potensi bioenergi nasional.

Jakarta (ANTARA) - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Pertamina New and Renewable Energy (NRE) untuk menjajaki berbagai peluang pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) yang dapat mendukung agenda pembangunan nasional.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Muhammad Abdul Ghani mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengoptimalkan potensi bioenergi nasional sebagai bagian dari pelaksanaan penugasan pemerintah.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis Agrinas Palma Nusantara dalam mengoptimalkan potensi bioenergi nasional,” kata Abdul Ghani dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu.

“Kami meyakini bahwa sinergi antar-BUMN akan mempercepat terwujudnya ekosistem bioenergi nasional yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Melalui kerja sama ini, Agrinas Palma Nusantara bersama PT Pertamina NRE akan memfokuskan penjajakan kolaborasi pada pengembangan energi terbarukan berbasis potensi sumber daya nasional.

Fokus utama kerja sama meliputi reaktivasi pabrik biodiesel (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) serta pembangunan dua unit pabrik bioetanol berbahan baku singkong, dan berbagai inisiatif energi terbarukan lainnya yang disepakati bersama.

Reaktivasi pabrik biodiesel, kata Abdul Ghani lagi, ditargetkan mampu mengembalikan kapasitas produksi hingga 600 ribu ton per tahun, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan biodiesel nasional dan memperkuat bauran energi berbasis bahan bakar nabati.

“Fokus pada reaktivasi pabrik biodiesel serta pengembangan bioetanol berbahan baku singkong diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi komoditas pertanian, memperkuat ketahanan energi, dan mendukung pelaksanaan program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah,” ujar dia.

Sementara itu, rencana pembangunan dua unit pabrik bioetanol berbahan baku singkong, masing-masing berkapasitas 300 kiloliter per hari (KLPD) atau total 600 KLPD, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, memperkuat pasokan bioetanol nasional, serta mendukung program swasembada pangan dan transisi menuju energi yang lebih bersih.

Agrinas Palma Nusantara bersama Pertamina NRE akan melaksanakan serangkaian kajian dan studi kelayakan untuk mengidentifikasi proyek-proyek yang berpotensi dikembangkan.

Kajian tersebut akan mencakup aspek teknis, pasar, ekonomi, bisnis, lingkungan, hukum, hingga manajemen risiko guna memastikan setiap peluang kerja sama dapat diimplementasikan secara optimal dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Kolaborasi kedua perusahaan juga akan diperkuat melalui pembahasan aspek strategis, teknis, dan komersial, termasuk pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta teknologi yang relevan dalam pengembangan energi terbarukan.

Selain itu, kedua pihak akan mengeksplorasi pemanfaatan fasilitas, peralatan, maupun material untuk mendukung implementasi proyek secara efektif dan efisien.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

#agrinas #agrinas-palma-nusantara #pertamina #pertamina-power-indonesia #ketahanan-energi #b50

https://www.antaranews.com/berita/5630573/agrinas-pertamina-nre-menjajaki-peluang-pengembangan-ebt