Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat, Saham MBMA, INCO, hingga JPFA Melaju

Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat, Saham MBMA, INCO, hingga JPFA Melaju

Indeks Bisnis-27 naik 0,22% ke 384,92 dengan saham MBMA, INCO, JPFA memimpin penguatan.

(Bisnis.Com) 01/07/26 16:24 265213

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (1/7/2026). Sejumlah saham seperti MBMA, INCO, hingga JPFA bergerak menguat hingga penutupan perdagangan.

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia ditutup menguat 0,22% ke level 384,92. Dari 27 konstituen, sebanyak 15 saham menguat, 6 melemah, dan 6 saham stagnan.

Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) yang naik 10,39% ke Rp510, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menguat 5,10% ke Rp4.330, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) naik 3,86% ke Rp2.020.

Selain itu, penguatan juga dialami oleh saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik 3,83% ke Rp2.440, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) naik 3,41% ke Rp1.060, dan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) naik 2,82% ke Rp292.

Sebaliknya, pelemahan harga saham dialami oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang turun 6,76% ke Rp3.170, PT United Tractors Tbk. (UNTR) melemah 4,24% ke Rp22.025, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) turun 2,20% ke Rp2.670.

Senasib, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) turun 1,90% ke Rp3.100, PT Indah Kiat Pulp & Papers Tbk. (INKP) turun 1,06% ke Rp7.000, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) turun 1,04% ke Rp3.810.

Beberapa saham yang stagnan antara lain PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI).

Tim riset BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan bahwa dalam perdagangan awal semester kedua tahun ini, IHSG masih dalam tren pelemahan.

"Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren bearish dan diperkirakan cenderung kembali tertekan dengan support 5.560 dan resistance 5.735. Selama belum mampu kembali ke atas area resistance, tekanan jual diperkirakan masih akan mendominasi," tulis analis, Rabu (1/7/2026).

Menilik sentimen yang menyertai pasar, investor hari ini akan mencermati sejumlah rilis data ekonomi seperti S&P Global Manufacturing PMI Indonesia, inflasi, dan neraca perdagangan yang akan menjadi indikator kondisi ekonomi domestik.

"Dari eksternal, perhatian juga tertuju pada data ketenagakerjaan AS, yang berpotensi memengaruhi ekspektasi arah kebijakan suku bunga The Fed," ujar analis.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#indeks-bisnis-27 #saham-menguat #mbma-saham #inco-saham #jpfa-saham #bei-indeks #saham-telkom #saham-medco #saham-darma-henwa #saham-charoen-pokphand #saham-united-tractors #saham-bank-rakyat-indonesi

https://market.bisnis.com/read/20260701/7/1984771/indeks-bisnis-27-ditutup-menguat-saham-mbma-inco-hingga-jpfa-melaju