Pembangunan Gerai 104 Kopdes Merah Putih di Padang Terkendala Lahan

Pembangunan Gerai 104 Kopdes Merah Putih di Padang Terkendala Lahan

Pembangunan 104 gerai Kopdes Merah Putih di Padang terhambat lahan. Pemkot Padang dorong koordinasi untuk percepatan sesuai Inpres 2025.

(Bisnis.Com) 04/11/25 07:16 26378

Bisnis.com, PADANG - Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, mencatat terdapat 104 unit Koperasi Desa Merah Putih belum memulai pembangunan gerai yang menjadi konsen usaha yang dijalani.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan alasan 104 kopdes ini belum bisa memulai membangun gerai karena lahan yang belum tersedia. Persoalan ini, mintanya, harusnya bisa dikebut oleh pengurus kopdes yang telah dibentuk.

“Pengurus kopdes sudah terbentuk, harus membangun koordinasi dengan lurah, camat, dan dinas terkait agar lahan pembangunan gerai sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 Tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” katanya, Senin (3/11/2025).

Dia menyampaikan dalam Inpres tersebut dijelaskan bahwa lahan yang harus disediakan adalah seluas 1.000 meter. Solusi untuk percepatan pembangunan gerai itu, ujar Maigus, kopdes diarahkan untuk memanfaatkan lahan milik Pemkot, hingga Pemprov dan bahkan milik TNI.

“Koordinasi harus jalan. Kalau lahan sudah ada, tinggal memulai pembangunan gerai. Langkah ini perlu dikebut, agar manfaat dari hadirnya koperasi desa benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya pengebutan penyediaan lahan untuk pembangunan gerai sebagai pusat usaha masing-masing koperasi desa ini merupakan bentuk komitmen bersama, sehingga apa yang menjadi tujuan dari Presiden Prabowo untuk hadirnya Koperasi Desa Merah Putih di tengah-tengah masyarakat, bisa terealisasi dengan baik.

Tidak hanya ketersediaan lahan, hal yang tidak kalah penting adalah lokasi dari lahan tersebut.

"Karena usahanya nanti adalah swalayan modern. Gerai kopdesnya harus jadi tempat pemasaran dari produk-produk UMKM. Jadi tempatnya juga harus strategis," ucapnya.

Oleh karena, itu, keberadaan kopdes dalam pengembangan UMKM, harus sejalan dengan Program Unggul (Progul) Pemko Padang, yaitu UMKM Naik Kelas. Dia meminta kepada semua pihak untuk saling mendukung agar 105 kopdes yang ada di Padang bisa segera dimulai.

"Ini kerja teamwork semua dinas. Bagaimana koperasi ini sejalan dengan Progul UMKM Naik Kelas, sehingga perekonomian masyarakat menjadi semakin hidup dan terus bergerak ke arah lebih baik," sebutnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi menerangkan bahwa pihaknya akan menunjuk satu kopdes percontohan di setiap kecamatan. Dimana untuk usaha-usaha dasar adalah penyalur sembako subsidi, dan kopdes ini didorong jadi ritel modern di masing-masing kelurahan.

"Kopdes ini harus menjadi harapan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Koperasi jadi distributor tingkat kelurahan yang mengisi warung-warung di kelurahan," tutupnya.

#kopdes-merah-putih #pembangunan-gerai-kopdes #lahan-gerai-kopdes #koperasi-desa-padang #inpres-nomor-17-2025 #percepatan-pembangunan-gerai #lahan-pemkot-padang #lokasi-strategis-gerai #umkm-naik-kelas

https://sumatra.bisnis.com/read/20251104/533/1925852/pembangunan-gerai-104-kopdes-merah-putih-di-padang-terkendala-lahan