Kembali Terima Dana SAL, BTN (BBTN) Bakal Dorong Penyaluran Kredit
BTN (BBTN) menerima dana SAL dari pemerintah untuk memperkuat likuiditas dan mendorong penyaluran kredit, terutama di sektor perumahan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi.
(Bisnis.Com) 30/06/26 11:52 263630
Bisnis.com,JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) menyambut baik langkah pemerintah yang kembali menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himbara, termasuk BTN.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan, penempatan dana pemerintah ini merupakan langkah strategis yang sangat krusial bagi perbankan untuk menjaga likuiditas tetap stabil di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keuangan atas kepercayaan yang diberikan kepada BTN,” kata Nixon dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, likuiditas yang kuat menjadi motor utama bagi BTN dalam menjalankan fungsi intermediasi secara lebih optimal guna memacu pertumbuhan kredit yang berdampak langsung pada penggerak ekonomi.
“Ini bukan sekadar memperkuat fundamental likuiditas perusahaan, tetapi menjadi stimulus bagi kami untuk terus menggerakkan roda perekonomian melalui penyaluran kredit yang lebih agresif namun tetap terukur,” tuturnya.
Direktur Treasury & International Banking BTN Venda Yuniarti menambahkan, dengan dukungan likuiditas yang semakin kokoh, BTN kini memiliki ruang yang lebih luas untuk mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan.
Dalam hal ini, perseroan berkomitmen untuk menyalurkan dana tersebut ke sektor-sektor yang memiliki dampak luas (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor perumahan yang menjadi fokus utama BTN.
Dia meyakini, dengan total dana SAL yang ada, BTN dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan kredit yang berkualitas.
“Tugas kami adalah memastikan likuiditas ini tersalurkan dengan efektif ke sektor riil,” ujar Venda.
Meski demikian, Venda menegaskan bahwa pengelolaan dana tersebut akan tetap mengikuti prinsip kehati-hatian (prudential banking).
Hal ini dilakukan untuk menjaga efisiensi operasional perseroan agar tetap kompetitif di tengah fluktuasi pasar uang, sekaligus memastikan pembiayaan yang disalurkan tepat sasaran dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi.
#bbtn #btn #bank-tabungan-negara #dana-sal #penyaluran-kredit #likuiditas-btn #pertumbuhan-kredit #sektor-perumahan #intermediasi-perbankan #multiplier-effect #stabilitas-ekonomi #prudential-banking #e