Bulog Persilakan Masyarakat Tukar MinyaKita Berbau Solar, Begini Caranya
Masyarakat tak perlu khawatir! Perum Bulog memastikan MinyaKita berbau solar dapat ditukar baru.
(Kompas.com) 29/06/26 21:41 263130
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memperbolehkan masyarakat menukar produk MinyaKita produksi PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) yang berbau solar.
Masyarakat cukup membawa produk MinyaKita yang terindikasi bau solar, baik masih berisi maupun kemasan bekasnya, untuk ditukarkan dengan produk pengganti.
"Bisa, silakan. Yang penting bawa packaging (kemasan) bekasnya atau yang ini termasuk masih ada minyaknya yang bau-bau solar itu. Nanti kita ganti dengan yang baru," ujar Rizal di Gudang Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Ia menuturkan, penggantian produk menjadi tanggung jawab PT KMR sebagai produsen.
Penggantian ini seiring dengan perintahnya kepada perusahaan untuk menarik seluruh produk MinyaKita yang berbau solar.
"Penggantinya langsung kita minta dari KMR. Kita ganti totalnya, mereka mengeluarkan berapa yang sudah di pasar tarik semua, diganti dengan yang baru, bersih, dan sehat. Sehingga tidak merugikan pihak masyarakat," ucapnya.
Adapun langkah ini sebagai tindaklanjut Bulog atas keluhan masyarakat terkait produk MinyaKita berbau solar di sejumlah wilayah penerima bantuan pangan, yakni Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri.
Rizal mengatakan, dirinya telah meninjau langsung fasilitas produksi PT KMR di Karanganyar, Jawa Tengah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, ditemukan produk yang terindikasi memiliki bau menyerupai solar.
Maka atas temuan itu, Bulog akan melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel produk guna memastikan penyebabnya munculnya bau tersebut, serta menjadi dasar penetapan langkah berikutnya.
Rizal menambahkan, Bulog tidak ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam kasus tersebut.
"Kami mengambil tindakan keras tanpa pandang bulu, kalau perlu kami nanti buatkan laporan polisi supaya jera tidak ada lagi oknum-oknum yang memanfaatkan MinyaKita dioplos dan lain sebagainya," pungkas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#ahmad-rizal-ramdhani #pt-kusuma-mukti-remaja #minyakita-bau-solar #penggantian-bulog