Investor Saham RI Meningkat, Stockbit: Waspadai Risiko Serangan Siber

Investor Saham RI Meningkat, Stockbit: Waspadai Risiko Serangan Siber

Jumlah investor saham Indonesia mencapai 9,73 juta pada Mei 2026. Stockbit memperkuat keamanan dengan 3FA untuk melindungi akun dari serangan siber.

(Bisnis.Com) 27/06/26 03:48 261555

Bisnis.com, JAKARTA — Aplikasi investasi saham Stockbit menilai lonjakan jumlah investor saham di Indonesia yang mencapai 9,73 juta per Mei 2026 membutuhkan sistem keamanan digital kuat untk mencegah risiko serangan siber.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor saham mencapai 9,73 juta pada akhir Mei 2026. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan dengan 5,2 juta investor pada akhir 2023 dan 6,3 juta investor pada akhir 2024.

Adapun, hampir 80% investor saham saat ini berasal dari kelompok usia di bawah 40 tahun. Seiring bertambahnya jumlah investor, keamanan akun menjadi salah satu aspek yang semakin penting dalam aktivitas investasi digital.

Stockbit turut memperkuat sistem perlindungan melalui teknologi 3 Factor Authentication (3FA) yang terdiri atas Face Recognition, Trusted Device, dan Freeze Account.

Head of PR & Corporate Communication Stockbit William mengatakan sistem tersebut dirancang untuk memastikan hanya pemilik akun yang dapat mengakses dan melakukan transaksi pada akun investasi mereka.

"Sistem 3 Factor Authentication dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap akses akun pengguna melalui tiga lapisan verifikasi yang ketat. Selain itu, Stockbit juga memiliki tim Cybersecurity yang standby 24/7," kata William dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, fitur Face Recognition menjadi lapisan autentikasi tambahan untuk memverifikasi identitas pengguna sebelum mengakses akun maupun melakukan transaksi. Pengguna juga akan menerima notifikasi apabila terdeteksi adanya upaya login yang tidak sah.

Di sisi lain, lanjutnya, fitur Trusted Device secara otomatis menolak setiap percobaan login dari perangkat yang belum dikenali. Sistem Multiple Verification juga diterapkan untuk memberikan verifikasi tambahan pada setiap aktivitas penting di dalam akun sehingga meminimalkan risiko penyalahgunaan.

Stockbit turut menyediakan fitur Freeze Account yang memungkinkan investor membekukan akun secara sementara apabila menemukan indikasi aktivitas mencurigakan.

Selain memperkuat aspek keamanan, Stockbit juga terus mengembangkan fitur pendukung investasi berbasis data. Salah satunya melalui peluncuran Stockbit AI Reports yang merangkum keterbukaan informasi emiten menjadi analisis yang lebih ringkas sehingga memudahkan investor memahami informasi penting dalam waktu lebih cepat.

William menuturkan aplikasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan investor pemula maupun investor berpengalaman yang membutuhkan keamanan, kecepatan eksekusi transaksi, serta data pasar secara real time.

"Para investor berinvestasi dengan cerdas dengan tidak hanya fokus pada kemudahan penggunaan aplikasi, tetapi juga memastikan adanya sistem keamanan yang kuat dan tepercaya," ujarnya.

#investor-saham #stockbit #sistem-keamanan #investasi-digital #3-factor-authentication #face-recognition #trusted-device #freeze-account #cybersecurity #verifikasi-identitas #login-tidak-sah #perangkat

https://teknologi.bisnis.com/read/20260627/84/1983754/investor-saham-ri-meningkat-stockbit-waspadai-risiko-serangan-siber