8 Negara Diklaim Tertarik Tanam Investasi di Makassar untuk Kembangkan Wisata Bahari

8 Negara Diklaim Tertarik Tanam Investasi di Makassar untuk Kembangkan Wisata Bahari

Delapan negara tertarik investasi wisata bahari di Makassar, didorong oleh potensi kepulauan dan dukungan pemerintah dalam forum Indonesia Gastrodiplomacy 2026.

(Bisnis.Com) 25/06/26 09:10 259201

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar tengah membidik kesepakatan bisnis dengan 28 negara sahabat dalam ajang Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Makassar 2026 yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026).

Dari puluhan negara tersebut, sebanyak 8 negara di antaranya diklaim siap menyatakan ketertarikannya untuk merealisasikan investasi, salah satunya di sektor wisata bahari (potensi kepulauan).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pihaknya mengandalkan potensi investasi kepulauan sebagai nilai tambah untuk dipamerkan kepada sejumlah investor dari negara yang hadir di forum IGS yang diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) ini.

Gugusan pulau, wilayah laut, dan keindahan alam yang lokasinya dekat dengan pusat kota dinilai menjadi daya tarik utama bagi investor asing untuk pengembangan wisata bahari.

"Sebagai langkah awal, pola kerja sama internasional ini akan diinisiasi melalui skema sister city. Proses negosiasi dengan 8 negara yang berminat tersebut akan segera ditindaklanjuti secara intensif," ujar Munafri kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).

Dia menegaskan bahwa rangkaian agenda diplomasi ini tidak boleh sekadar menjadi ajang pameran potensi daerah atau seremoni kebudayaan belaka. Pemkot Makassar menetapkan target tinggi agar seluruh penjajakan peluang ekonomi yang ditawarkan berujung pada kesepakatan bisnis yang nyata.

Untuk membuka akses pasar internasional yang lebih masif, Pemkot Makassar juga menyiapkan sejumlah aset strategis daerah. Beberapa di antaranya melibatkan PT Bomar dan Kawasan Industri Makassar (KIMA) guna mendorong penetrasi komoditas unggulan ke pasar global yang lebih luas.

"Jadi selain pariwisata, kita juga akan menawarkan sektor industri manufaktur dan pengolahan, sport tourism, hingga proyek infrastruktur kota yang membutuhkan dukungan dari negara mitra," tambah Munafri.

Di sisi lain, komitmen Pemkot Makassar mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI Heru Hartanto Subolo menyatakan bahwa pihaknya siap mengawal hasil forum bisnis ini melalui jalur diplomatik resmi.

Pihaknya akan memastikan komitmen investasi yang lahir di Makassar dapat terealisasi melalui komunikasi intensif dengan perwakilan asing di Jakarta, serta menggerakkan 131 perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Menurut Heru, gastrodiplomacy merupakan instrumen kuat dalam taktik soft power diplomacy Indonesia untuk menjembatani promosi pariwisata, perdagangan, hingga investasi. Namun, tolok ukur utama keberhasilan diplomasi modern saat ini adalah dampak ekonomi riil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kesuksesan Makassar adalah kesuksesan Sulawesi Selatan dan Indonesia. Diplomasi tidak berhenti pada perundingan saja, tetapi yang paling penting adalah bagaimana dampaknya bagi masyarakat. Hal inilah yang akan kami lakukan," pungkas Heru.

#makassar-investasi #wisata-bahari #negara-tertarik-investasi #investasi-kepulauan #pengembangan-wisata-bahari #potensi-wisata-makassar #gastrodiplomacy-makassar #forum-bisnis-makassar #investasi-asing

https://sulawesi.bisnis.com/read/20260625/540/1983065/8-negara-diklaim-tertarik-tanam-investasi-di-makassar-untuk-kembangkan-wisata-bahari