Indonesia perkuat kepemimpinan kehutanan global dalam FCLP London

Indonesia perkuat kepemimpinan kehutanan global dalam FCLP London

Pemerintah Indonesia memperkuat komitmen sebagai salah satu pemimpin global dalam aksi kehutanan dan iklim melalui partisipasi aktif pada Ministerial Event ...

(Antara) 24/06/26 12:44 258350

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia memperkuat komitmen sebagai salah satu pemimpin global dalam aksi kehutanan dan iklim melalui partisipasi aktif pada Ministerial Event Forest and Climate Leaders’ Partnership (FCLP) yang diselenggarakan di London, Inggris.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan, Indonesia memiliki tiga agenda strategis yang mencerminkan kontribusi nyata sekaligus kepemimpinan Indonesia dalam tata kelola kehutanan global.

Pertama, Indonesia mendorong pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi (high-integrity carbon market) sebagai instrumen penting untuk mengalirkan pembiayaan bagi konservasi, restorasi ekosistem, pengelolaan hutan lestari, dan penguatan peran masyarakat dalam menjaga hutan.

“Pemerintah Indonesia terus memperkuat tata kelola karbon melalui penyempurnaan regulasi nasional yang memberikan kepastian hukum, transparansi, dan kredibilitas lingkungan dalam perdagangan karbon sektor kehutanan,” kata Menhut.

“Indonesia meyakini bahwa pasar karbon yang berintegritas dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk menjembatani kebutuhan pendanaan global bagi perlindungan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Kedua, Indonesia memperkuat peran International Tropical Peatland Center (ITPC) sebagai platform global untuk kerja sama, pengembangan ilmu pengetahuan, pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas, serta inovasi dalam pengelolaan lahan gambut tropis.

Dengan sekitar 13 juta hektare ekosistem gambut tropis, Indonesia memiliki pengalaman dan kapasitas yang signifikan dalam mengelola salah satu penyimpan karbon terbesar dunia sekaligus ekosistem penting bagi ketahanan iklim dan keanekaragaman hayati.

“Indonesia mengundang negara-negara anggota FCLP untuk memperluas kolaborasi melalui ITPC guna mempercepat pengembangan solusi berbasis sains dan praktik terbaik dalam pengelolaan gambut tropis di berbagai kawasan dunia,” ujar Menhut.

Ketiga, Indonesia mendorong penguatan World Mangrove Center (WMC) sebagai pusat kolaborasi internasional yang telah dikembangkan untuk mendukung pertukaran pengetahuan, pengembangan kebijakan, riset, inovasi, dan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan mangrove.

“Dukungan tersebut akan memperkuat upaya bersama dalam menjadikan mangrove sebagai salah satu solusi berbasis alam yang paling efektif untuk mitigasi perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, ketahanan pesisir, dan pembangunan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Menhut juga menegaskan kesiapan Indonesia untuk memperdalam keterlibatan dalam FCLP serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh negara dan mitra pembangunan dalam mewujudkan solusi kehutanan yang ambisius, inklusif, dan dapat diimplementasikan.

“Kehadiran Indonesia ini menunjukkan semakin kuatnya posisi Indonesia sebagai negara pemilik hutan tropis terbesar ketiga di dunia, yang tidak hanya berkomitmen menjaga sumber daya hutannya, tetapi juga aktif menghadirkan solusi global bagi pencapaian target iklim, konservasi keanekaragaman hayati, dan pembangunan berkelanjutan,” kata dia.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#menhut-raja-juli-antoni #menhut-raja-antoni #flcp-london #raja-juli-antoni #kemenhut #mangrove

https://www.antaranews.com/berita/5620776/indonesia-perkuat-kepemimpinan-kehutanan-global-dalam-fclp-london