Tips Pebisnis UMKM Siapkan Kemasan Produk, Jangan Lakukan Kesalahan Ini

Tips Pebisnis UMKM Siapkan Kemasan Produk, Jangan Lakukan Kesalahan Ini

Kemasan produk UMKM harus menarik, sederhana, jelas, berkualitas, dan sesuai target pasar untuk meningkatkan penjualan dan kepercayaan konsumen.

(Bisnis.Com) 23/06/26 14:45 257390

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam menjual sebuah produk, kemasan menjadi salah satu faktor utama apakah produk itu akan diminati atau tidak.

Karena, kemasan yang menarik akan membuat konsumen tertarik untuk membeli produk Anda. Begitu juga sebaliknya, jika kemasan Anda tidak menarik, maka kemungkinan tidak akan dilirik calon konsumen.

Melansir laman umkm.go.id, kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus sebuah produk. Kemasan juga punya fungsi lain, salah satunya menjadi alat untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan kepercayaan pembeli.

Dengan memiliki kemasan yang baik dan tepat, penjualan UMKM bisa terdorong naik.

Prinsip ini yang sering kali kurang dipahami oleh UMKM. Tak ayal, kita banyak menemukan UMKM yang kurang peduli dalam mendesain sebuah kemasan, bahkan terlihat asal-asalan.

Oleh karena itu, untuk mendesain sebuah kemasan, ada beberapa kesalahan yang tak boleh dilakukan.

Berikut kesalahan yang sering kali diabaikan oleh UMKM dalam mendesain sebuah kemasan:

1. Terlalu Ramai (Overdesign)

Untuk membuat desain yang baik, sebaiknya desain dibuat dengan kesederhanaan dan jangan terlalu ramai dan kompleks. Maksimal gunakan 2-3 warna utama, 1-2 jenis font dan prioritaskan informasi penting. Pebisnis UMKM sering lupa bahwa kemasan juga berfungsi sebagai media komunikasi. UMKM hanya punya waktu empat hingga lima detik untuk menarik hati konsumen.

2. Tidak Menunjukkan Indentitas Produk dengan Cepat

Dalam membuat desain, pebisnis UMKM harus bisa menunjukkan identitas produk dengan cepat. Dengan melihat desainnya, konsumen sudaha bisa dengan cepat mengetahui produk yang dijajakan, rasa dan varian, serta keunggulannya. Yang sering terjadi, pelaku UMKM menggunakan foto yang tidak relevan, informasinya tidak jelas, dan desain terlalu abstrak sehingga produk sulit dikenali.

3. Tidak Menampilkan Informasi Penting

Desain kemasan yang baik harus bisa menampilkan informasi penting dari sebuah produk. Informasi ini harus disampaikan dengan font yang baik dan tidak terlalu kecil sehingga sulit terbaca. Beberapa informasi penting yang perlu disampaikan misalnya tanggal kedaluarsa, label penting seperti halal dan izin edar. Pebisnis UMKM juga perlu menampilkan kontak dan alamat media sosialnya.

4. Kualitas Visual Rendah

Kualitas visual yang buruk bisa menyebabkan konsumen berfikir produk terlihat murah dan tidak tepercaya. Oleh karena itu, gunakan file desain resolusi tinggi dan gunakan mockup dan template yang profesional.

5. Tidak Mempertimbangkan Target Pasar

Sebelum membuat desain, tentukan terlebih dahulu target pasar yang akan dituju. Siapa yang akan membeli produkmu. Apabila menyasar anak muda, maka tampilan produknya juga harus disesuaikan dengan selera anak muda. Begitu pula apabila menyasar kalangan menengah atas, maka desain yang dibuat harus premium dan jangan terkesan murahan.

#kemasan-produk #desain-kemasan #kesalahan-kemasan #kemasan-menarik #kemasan-umkm #kemasan-produk-umkm #desain-produk #identitas-produk #informasi-produk #kualitas-visual #target-pasar #kemasan-sederha

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20260623/88/1982674/tips-pebisnis-umkm-siapkan-kemasan-produk-jangan-lakukan-kesalahan-ini