IHSG Rawan Koreksi, Saham ISAT, NCKL, ASII hingga BBRI Bisa Cuan
IHSG diperkirakan lanjut koreksi setelah melemah 0,98%. Investor mencermati sentimen MSCI, Timur Tengah, dan UU P2SK. Simak saham pilihan analis!
(Kompas.com) 23/06/26 08:04 256906
JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan lanjut koreksi pada perdagangan Selasa (23/6/2026), setelah melemah 0,98 persen pada penutupan perdagangan awal pekan ini.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai investor masih mencermati sejumlah sentimen yang dinilai bisa memengaruhi arah pasar domestik.
Beberapa di antaranya MSCI Annual Market Classification yang bakal diumumkan pada Selasa (23/6/2026) hari ini.
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi IHSG.Kemudian, dinamika konflik di Timur Tengah, serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).
Selain itu, investor juga menantikan hasil peninjauan peringkat Indonesia oleh S&P Global.
Di sisi domestik, isu terkait implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) juga memunculkan ketidakpastian yang memengaruhi sentimen pasar.
Dari faktor tersebut, IHSG pada perdagangan Selasa diperkirakan bergerak pada level support 6.035 dan resistance 6.226.
“Untuk besok (Selasa) kami perkirakan IHSG masih rawan bergerak terkoreksi dengan support 6.035 dan resistensi 6.226, di mana untuk sentimen diperkirakan investor masih akan mencermati perihal MSCI dan Timur Tengah, serta pergerakan nilai tukar rupiah,” ujar Herditya kepada Kompas.com, Senin (22/6/2026).
Untuk diketahui, IHSG ditutup di zona merah pada perdagangan Senin.
Indeks terkoreksi 60 poin atau 0,98 persen ke level 6.117, di tengah masih derasnya aksi jual investor asing.
Phintraco Sekuritas mencatat bahwa IHSG ditutup di bawah level moving average lima hari (MA5), namun masih bertahan di atas MA10 dan MA20.
PEXELS/HANNA PAD Ilustrasi saham, pasar saham, bursa saham.Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan histogram positif, sedangkan Stochastic RSI melanjutkan pembalikan arah menuju area pivot.
Jika IHSG ditutup di bawah level 6.100, maka berpeluang menguji level psikologis 6.000.
Namun apabila masih mampu bertahan di atas level 6.100, pergerakan konsolidasi diperkirakan berlanjut pada rentang 6.050 hingga 6.220.
Rekomendasi saham hari ini
Herditya merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor ritel di antaranya sebagai berikut.
- Saham PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) dengan target harga Rp 1.840-Rp 1.950
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) di rentang harga Rp 970-Rp 1.050
- serta PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dengan target harga di kisaran Rp 4.080-Rp 4.750.
Sejumlah analis juga merekomendasikan beberapa saham untuk perdagangan hari kedua pekan ini, berikut daftarnya.
1. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menyebut saham CTRA ditutup melemah 0,91 persen secara harian ke Rp 545 pada Senin.
CTRA masih bergerak dalam tren bearish atau di bawah MA10/567 dengan indikator MACD menunjukkan tren melandai.
Saat ini CTRA akan uji support area Rp 530 hingga Rp 550 dengan indikator RSI mendekati area oversold, maka saat ini speculative buy dengan target menuju resistance Rp 600 dan batasi jika breakdown support Rp 510.
- Rekomendasi: speculative buy
- Support: Rp 510
- Resistance: Rp 600
PEXELS/ROMULO QUEIROZ Ilustrasi saham, pasar saham, bursa saham.2. PT Astra International Tbk (ASII)
Analis BCA Sekuritas, Achmad Yaki, mencatat saham ASII muncul bearish engulfing dengan RSI melemah dan Stochastic-nya dead cross namun volume menurun, bisa entry buy jika bertahan di Rp 4.650 hingga Rp 4.680.
Saham ASII ditutup terkoreksi 1,66 persen secara harian ke Rp 4.730 pada Senin.
- Rekomendasi: buy on weakness
- Resistance: Rp 4.940
- Support: Rp 4.650.
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyebut saham BBRI ditutup melemah 2,05 persen secara harian ke Rp 2.870 pada Senin.
Adapun indikator Stochastics K_D dan RSI masih menunjukkan sinyal positif, meskipun telah terjadi koreksi wajar dengan membentuk pola three black crows candlestick pattern.
Rekomendasi: add
Support: Rp 2.760
Resistance: Rp 2.980
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#rekomendasi-saham #ihsg #analisis-teknikal #sentimen-pasar #msci