Harga Beras Deflasi 3 Kali dalam 5 Tahun, BPS: Peredam Inflasi

Harga Beras Deflasi 3 Kali dalam 5 Tahun, BPS: Peredam Inflasi

BPS mencatat harga beras deflasi 3 kali dalam 5 tahun terakhir, dengan inflasi terjadi pada 2022 dan 2023. Produksi beras 2025 diprediksi naik 13,54%.

(Bisnis.Com) 03/11/25 16:40 25665

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras mengalami deflasi sebanyak tiga kali dalam lima tahun terakhir.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan berdasarkan catatan BPS deflasi terjadi pada Oktober 2021, 2024, dan 2025. Sementara itu, inflasi beras hanya terjadi pada Oktober 2022 dan 2023.

Secara terperinci, beras mengalami deflasi sebesar -0,10% mtm pada Oktober 2021, -0,08% mtm pada Oktober 2024, dan -0,27% mtm pada Oktober 2025. Di sisi lain, beras mengalami inflasi pada Oktober 2022 sebesar 1,13% mtm dan 1,72% mtm pada Oktober 2023.

Sejauh ini, kata Pudji, beras menjadi komoditas yang dapat menjaga inflasi di masyarakat.

"Beras menjadi salah satu komoditas peredam inflasi pada Oktober 2025, yakni sebesar -0,27% secara bulanan (month-to-month/mtm)" kata Pudji dalam Rilis BPS, Senin (3/11/2025).

Bahkan, Pudji menyebut deflasi beras secara bulanan pada Oktober 2025 ini lebih dalam jika dibandingkan dengan September 2025.

Dia menambahkan, terdapat 23 provinsi yang mengalami deflasi beras, 3 provinsi stabil, dan 12 provinsi inflasi beras pada Oktober 2025.

Pada periode yang sama, deflasi beras terdalam mencapai -3,44% mtm di Sulawesi Tenggara, sedangkan inflasi beras tertinggi terjadi di Kalimantan Tengah sebesar 1,09% mtm.

Di sisi lain, BPS memperkirakan potensi produksi beras dalam negeri akan mencapai 34,77 juta ton sepanjang Januari—Desember 2025. Hal itu sejalan dengan potensi produksi beras subround III, yaitu di September—Desember 2025 yang akan mencapai 9,50 juta ton.

Sepanjang September—Desember 2025, BPS memperkirakan produksi beras bakal meningkat sebanyak 0,76 juta ton atau 8,73% dibandingkan dengan periode yang sama 2024 yang sebanyak 8,74 juta ton beras.

“Dengan demikian, potensi produksi beras sepanjang Januari—Desember 2025 diperkirakan akan mencapai 34,77 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 4,15 juta ton atau 13,54% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 [sebanyak 30,62 juta ton beras],” tambahnya.

Adapun, potensi produksi beras sepanjang Januari—Desember 2025 itu utamanya disumbang oleh peningkatan pada subround I, yaitu pada Januari—April 2025 yang meningkat sebesar 26,54% menjadi 14,01 juta ton.

#beras-deflasi #harga-beras #tren-harga-beras #inflasi-beras #bps-beras #produksi-beras #deflasi-beras-2025 #inflasi-beras-2023 #potensi-produksi-beras #beras-oktober-2025 #beras-sulawesi-tenggara #ber

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251103/12/1925673/harga-beras-deflasi-3-kali-dalam-5-tahun-bps-peredam-inflasi